Jadi Mitra BGN untuk Program Makan Bergizi Gratis, Pengusaha Makanan di Solo Serap Tenaga Kerja dan Distribusikan 12.000 Porsi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Januari 2025
Jadi Mitra BGN untuk Program Makan Bergizi Gratis, Pengusaha Makanan di Solo Serap Tenaga Kerja dan Distribusikan 12.000 Porsi

Yayasan Bangun Gizi Nusantara menjadi mitra PGN untuk program makan bergizi gratis, Selasa (7/1). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengandeng sejumlah mitra untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis di daerah.

Salah satu yang menjadi mitra BGN tersebut adalah Yayasan Bangun Gizi Nusantara yang dimotori Wong Solo Group, mendapatkan tugas mendistribusikan makan bergizi gratis wilayah Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah

Pendiri Wong Solo Group, Puspo Wardoyo mengemukakan pihaknya menjadi mitra BGN dan mendukung penuh program makan bergizi gratis yang dilaksanakan pemerintah pusat karena membawa misi sosial.

"Kami senang bisa terlibat dalam kegiatan membantu pemenuhan gizi dari siswa-siswa di Kecamatan Ngemplak, Boyolali,” ujar Puspo, Selasa (7/1).

Baca juga:

DPR Tekankan Pentingnya Keberlanjutan dan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Puspo menyebut Yayasan Bangun Gizi Nusantara mengelola dua SPPG Gagaksipat dengan mengerahkan tidak kurang dari 150 karyawan. Umumnya mereka berasal dari warga sekitar SPPG yang telah menjalani pelatihan pengelolaan dapur dengan standar BGN yang mengutamakan faktor higienis, rapi, dan akuntabel.

"Mereka kita latih dengan dukungan tim Wong Solo Group yang telah memiliki jam terbang 30 tahun di industri kuliner di tanah air selama fase uji coba setelah pembangunan 2 SPPG Gagaksipat ini," ucap dia.

Puspo menambahkan untuk pembangunan 2 SPPG Gagaksipat itu tim Wong Solo Group bergerak cepat sejak pembuatan pondasi pertama 17 November 2024.

Baca juga:

DPR RI Tegaskan Siap Kawal Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis

Tidak kurang dari 22 hari, seluruh fasilitas fisik, peralatan masak, hingga delapan unit mobil distribusi telah mereka kerjakan. Ia mengungkapkan nilai investasi untuk dua SPPG tersebut sekitar Rp 10 miliar.

"Kami ingin menjadi percontohan dari pendirian hingga pengelolaan SPPG sesuai standar BGN, sehingga rekan-rekan dari daerah lain bisa belajar ke Gagaksipat," kata dia.

Untuk mendukung operasionalisasi SPPG Gagaksipat, kata dia, Yayasan Bangun Gizi Nusantara sehari-hari memberdayakan sumber pasokan bahan baku dari petani, peternak dan pedagang lokal. Sebagai ilustrasi, tiap dapur memerlukan tidak kurang dari 300 kilogram (Kg) daging, 250 kg sayur, ratusan telur ayam, dan 530 kg buah-buahan.

"Kami berharap dengan keberadaan SPPG Gagaksipat pemberdayaan ekonomi lokal dari warga sekitar bisa terwujud dengan baik," ujar dia.

Baca juga:

Korlantas ‘Bonceng’ Program Makan Bergizi Gratis untuk Tujuan Tertentu, Bantu Distribusi Ditambah Misi Sosialisasi

Kepala SPPG Gagaksipat 2A, Pepy Mutiara mengemukakan pengawasan oleh BGN dimulai dari tahap proses penerimaan atau loading bahan baku di dapur SPPG sampai dengan pendistribusian ke sekolah-sekolah penerima manfaat program.

Pendistribusian dari SPPG Gagaksipat ini menyasar sekitar 49 sekolah untuk dapur 1 dan 51 sekolah untuk dapur 2 dengan jumlah sekitar 12 ribu lebih anak atau pelajar mulai tingkat PAUD sampai SMA/SMK di sekitar wilayah Gagaksipat dengan jarak terjauh 6,7 km," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Makan Bergizi Gratis #Solo #Badan Gizi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Kepala BGN Sudaryono meminta kepala daerah rutin sidak SPPG untuk mengawasi program MBG. Inspeksi bahkan bisa dilakukan jam 2 pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Bagikan