Jabat sebagai Mensos, Ini Posisi yang Dilepas Idrus Marham
Menteri Sosial drus Marham. (Foto: MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Idrus Marham memberi sinyal bakal segera mundur dari jabatan Sekretaris Jenderal Partai Golkar dan fokus pada jabatan barunya sebagai Menteri Sosial.
Hanya saja, Idrus mengaku masih menunggu dan menyerahkan keputusan kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
"Rapat Muswarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar yang lalu, setelah menetapkan Airlangga sebagai ketua umum, juga memberikan mandat sepenuhnya kepada bung Airlangga untuk melakukan revitalisasi," kata Idrus kepada awak media, Jakarta, Kamis (18/1).
Menurutnya, jabatan sekjen memiliki peran yang amat sentral. Sehingga, membutuhkan sosok yang konsen dan fokus pada pekerjaan.
"Karena itu, rekomendasi saya nanti kepada pak Airlangga untuk menentukan sekjen harus betul-betul mencari orang yang mampu melakukan fungsi koordinasi administrasi. Paling penting adalah sinkrosinasi dan harmonisasi konsep-konsep sebagai implementasi dari visi dan misi yang ada," kata dia.
Terkait hal itu, Idrus meyakini Airlangga sudah memikirkan matang-matang siapa figur yang akan menggantikannya.
"Karena hampir rahasia partai itu ada di sekjen, sehingga betul-betul harus orang yang dipercaya. Saya kira itu yang penting. Mohon dukungannya saja," tandasnya. (Fdi)
Baca berita terkait Idrus Marham lainnya: PDI Perjuangan Dukung Idrus Jadi Menteri Sosial
Bagikan
Berita Terkait
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Kritik Terhadap Bahlil Lahadalia Dinilai Sudah Kebablasan dan Menyerang Personal Tanpa Berlandaskan Fakta, Golkar Siap Tempur?
Ketum Bahlil Lahadiala Bagikan 610 Ribu Paket Sembako Peringati HUT Ke-61 Partai Golkar
Golkar Nilai Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Sebagai Hal Wajar, Era Orde Baru Resmi Dihormati Negara?