Itaewon, Area Hit Hiburan Malam di Hamparan Gang Sempit

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 30 Oktober 2022
Itaewon, Area Hit Hiburan Malam di Hamparan Gang Sempit

Kawasan Itaewon yang terdiri dari gang dan jalan nan sempit. (foto: Instagram @maiiamchu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PESTA Halloween pertama dalam tiga tahun pandemi COVID-19 di kawasan Itaewon, Seoul, Korea Selatan, Sabtu (29/10) malam. Lebih dari 100 ribu orang diperkirakan akan meramaikan acara malam itu. Pihak kepolisian, seperti dilansir Koreaboo, menurunkan lebih dari 200 petugas untuk mengamankan acara. Tugas utama mereka ialah memantau aksi kriminal seperti merekam tanpa izin dan pelecehan. Selain itu, mereka juga diharapkan meredam tindak kejahatan yang terkait dengan penggunaan narkoba di acara tersebut.


Segera setalah acara dimulai, pengunjung memdadati gang sempit dekat markah kota Hotel Hamilton. Dengan pengunjung yang makin ramai, gang sempit yang hanya muat satu sedan, tak lebih daripada 4 meter, itu menjadi kelewat padat. Kerumunan terlihat keluar dari hotel di area tersebut, berbaur dengan rombongan lain dari pintu keluar 1 dan 2 stasiun kereta bawah tanah Itaewon.

BACA JUGA:

Pesta Halloween di Itaewon Berujung Maut, 151 Tewas


Sekitar pukul 10.15 waktu Korea Selatan, selama 7 menit, Pemadam Kebakaran Yongsan menerima serangkaian panggilan terkait dengan adanya insiden desak-desakan di Itaewon. Tak kurang dari 81 telepon masuk terkait dengan insiden tersebut. Saksi menyebut sekitar 50 korban terlihat mengalami sesak napas hingga henti jantung. Mereka ialah pengunjung yang terjebak dalam kerumunan tersebut. Meski segara menuju lokasi, mobil petugas tanggap darurat tak berdaya menembus kerumunan di gang sempit Itaewon.


Pada pukul 07.40, media Koreaboo, melansir jumlah total insiden tersebut mencapai 151 orang, sedangkan 82 lain dirawat di rumah sakit. Sebanyak 19 orang dalam kondisi kritis. Petugas segara melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut. Salah seorang ahli dalam investigasi itu menyebut ‘tak ada momen spesifik yang memicu insiden’ tersebut.


Di tengah lautan manusia yang memenuhi gang-gang sempit, pub, klub malam, dan berbagai hotel di Itaewon, pada suatu titik, disebut CNN, sekelompok orang tampaknya berusaha meniggalkan lokasi. Petugas menyatakan tak ada kejadian kebakaran ataupun kebocoran gas di lokasi kala laporan kegawatdaruratan tentang orang terjebak dalam kerumunan masuk.

BACA JUGA:

149 Orang Meninggal di Pesta Halloween Itaewon, Termasuk 2 Warga Asing


Ahli majanemen bencana yang juga analis keamanan nasional Juliette Kayyem mengatakan kepada CNN bahwa kepadatan di area itu memegang peran penting terjadinya insiden memilukan ini. Situasi panik ditambah gang nan sempit buntu, jelasnya, sudah pasti bisa mematikan. Namun, fakta bahwa warga Seoul terbiasa beraktivitas di tengah kerumunan juga menjadi faktor penting. “Mereka mungkin tak melihat kerumunan besar ini menjadi sebuah masalah yang berpotensi bencana,” jelas Kayyem.


Lebih jauh ia menerangkan bahwa kepanikan yang terjadi bisa memicu korban jiwa. “Saat kepanikan terjadi dan kamu tak tahu harus ke mana, amat mungkin kamu akan terinjak atau terhimpit,” jelasnya.



Kawasan hiburan malam nan trendi favorit wisatawan

itaaewon
Salah satu gang sempit di kawasan Itaewon. (foto: koreaboo)

Itaewon, lokasi insiden Halloween, Sabtu (29/10) malam, merupakan salah satu tempat hit hiburan malam di Seoul. Kawasan ini terdiri atas hamparan gang dan jalan kecil nan sempit. Di siang hari, saat penggunjung tak terlalu ramai, gang-gang kecil tersebut cukup nyaman diakses. Namun, kala malam, ditambah banyaknya pengunjung, amat susah berjalan menembus kawasan Itaewon.

Dulunya, kawasan ini dikenal sebagai red light district. Namun, seiring waktu, Itaewon berubah. Pada 1997, seperti disebut situs Visit Korea, Itaewon ditetapkan sebagai kawasan wisata spesial pertama di Seoul. Area tersebut menjadi rumah bagi 20 ribu warga asing di Seoul. Tak pelak, Itaewon menjadi kawasan multikultural nan dikenal pelancong internasional. Nama Itaewon mulai dikenal secara internasional pada 1980-an, saat Korea Selatan menjadi tuan rumah Asian Game 1986 dan Olimpiade pada 1988.


Tak hanya menjadi area hiburan malam nan hit, Itaewon juga menyajikan berbagai toko menjual pakaian dan aksesori dengan desain unik. Produk kulit dari area ini amatlah terkenal. Bisa dikatakan, area ini merupakan kawasan wajib dikunjungi untuk belanja dan hiburan.


Jalan-jalan kecil di Itaewon diramaikan toko pakaian dan tas, hotel, restoran, tempat hiburan, dan biro perjalanan. Tercatat, tak kurang dari 2.000 toko tersebar di area Itaewon. Di jalanan yang membentang antara Hotel Hamilton hingga Bogwang-ro, terdapat lebih dari 100 toko menjual furnitur dan baarang antik.


Turis yang datang ke Itaewon akan merasakan atmosfer multikultural nan kental, termasuk dalam hal kuliner. Tak kurang dari 40 restoran berlokasi di aera ini. Turis bisa mencicipi hidangan dari berbagai budaya, mulai dari Prancis, Asia Tenggara, India, hingga Spanyol.


Setiap tahun, festival nan meriah digelar di area ini. Itaewon Global Village Festival, yang digelar tiap Oktober, menjadi salah satu yang paling terkenal.(dwi)

BACA JUGA:

KBRI Seoul Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Tragedi Pesta Halloween Itaewon

#Korea Selatan #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Bagikan