Isu Ahok Diplot Gantikan Kiai Ma'ruf, Mahfud MD Berikan Pencerahan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 20 Februari 2019
 Isu Ahok Diplot Gantikan Kiai Ma'ruf, Mahfud MD Berikan Pencerahan

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama calon istrinya Bripda Puput Nastiti. (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memberikan penjelasan terkait isu Cawapres Ma'ruf Amin bakal diganti Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok jika berhasil memenangkan Pilpres 2019 bersama petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Itu (Ma'ruf Amin mau diganti BTP) isu tidak benar dan hoaks. Sementara di kalangan masyarakat sudah banyak yang mempercayai kabar tersebut," kata Mahfud, di Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/2).

Mahfud menegaskan sesuai Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3), Ahok tidak mungkin bisa menggantikan posisi Ma'ruf Amin. Menurut dia, sesuai aturan UU MD3 selama 60 hari sebelum Pemilu, Paslon tidak boleh diganti. Sekarang waktu pencoblosan sudah tinggal 59 hari.

Mahfud MD. Foto: ANTARA

"Jadi tidak mungkin Ma'ruf Amin digantikan Ahok. Saya melihat bagi yang paham mengenai aturan, tentunya tidak akan mempercayainya itu," kata pakar hukum tata negera itu.

Paslon capres dan cawapres yang mundur atau diganti, lanjut dia, terkenai denda Rp50 miliar dan hukuman lima tahun penjara. Hal ini sesuai dengan UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Parpol yang mencabut dukungannya ketuanya juga bisa dihukum enam tahun dan dengan Rp 100 miliar. Saya tegaskan sangat tidak mungkin ada perubahan capres-cawapres," kata dia.

Berita Indopos berjudul "Ahok Gantikan Ma'ruf Amin?" yang dipersoalkan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: Ist)
Berita Indopos berjudul "Ahok Gantikan Ma'ruf Amin?" yang dipersoalkan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: Ist)

Mahfud menambahkan pergantian presiden dan wakil presiden syaratnya sama. Tidak boleh menjadi napi atau diancam pidana lima tahun atau lebih. Sementara itu, BTP sudah pernah menjalani hukuman.

"Ada pihak tertentu yang masih mengembangkan isu itu untuk memanas-manasi orang. Tujuannya jelas untuk mendulang suara. Saya melalui kegiatan ini ingin meluruskan," tandas dia. (Ismail)

#Pilpres 2019 #Basuki Tjahaja Purnama #Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Industri F&B RI Tumbuh 8 Persen, 1.200 Supplier Global Berebut Pasar Indonesia
Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group, Wang Guo Ping, menambahkan bahwa pameran ini berfungsi sebagai jembatan perdagangan dua arah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Industri F&B RI Tumbuh 8 Persen, 1.200 Supplier Global Berebut Pasar Indonesia
Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
Hasil rapat meminta agar polemik yang terjadi di PBNU diselesaikan melalui mekanisme internal.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Indonesia
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Nama Ahok diseret-seret oleh tersangka mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 September 2025
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Indonesia
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merombak struktur dewan pengawas dan komisaris BUMD dan mengangkat sejumlah orang dekatnya.
Frengky Aruan - Kamis, 21 Agustus 2025
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Indonesia
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Ahok singgung soal polemik yang kerap muncul terkait PBB sejak masa kepemimpinannya.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Indonesia
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Ahok juga menyinggung soal uang pajak.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Bagikan