Israel Ultimatum Penduduk Khan Yunis Segera Mengungsi
Arsip - Sejumlah warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Jumat (5/1/2024). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/am.
MerahPutih.com - Pasukan otoritas Israel (IDF) terus melakukan serangan ke Gaza, termasuk mengultimatum penduduk Khan Yunis di Jalur Gaza untuk mengevakuasi diri. Israel tengah merencanakan serangan terhadap kelompok bersenjata Palestina.
"IDF akan melakukan operasi secara paksa terhadap organisasi teroris dan oleh karena itu mengimbau penduduk yang tersisa di lingkungan timur Khan Yunis untuk sementara mengungsi ke Wilayah Kemanusiaan yang sudah disesuaikan di Al-Mawasi," kata IDF di Telegram.
Militer Israel menyatakan bahwa mereka berencana untuk mengubah batas area kemanusiaan "sesuai laporan presisi intelijen yang menunjukkan bahwa Hamas telah menanamkan infrastruktur teroris di daerah tersebut."
Selain itu, Tentara Israel pada Minggu (21/7) menghancurkan dua bangunan komersial dan menggali tanah milik warga Palestina di Beit Hanina di daerah pendudukan Yerusalem Timur.
Baca juga:
PBNU Pertegas Pelarangan Kerja Sama Dengan Lembaga Terafiliasi Israel
Tentara Israel menyerbu kota Beit Hanina, menghancurkan sebuah toko komersial dan sebuah ruang pamer mobil, serta menggali tanah, demikian menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa.
Wafa tidak menyebutkan mengapa tentara Israel melakukan tindakan tersebut, namun biasanya Israel menggunakan dalih “konstruksi tanpa izin” sebagai alasan dalam sejumlah kasus serupa.
Menurut Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Otoritas Palestina, otoritas Israel menghancurkan 318 bangunan komersial milik warga Palestina di Tepi Barat selama paruh pertama tahun ini dan mengeluarkan pemberitahuan pembongkaran untuk 359 bangunan lainnya, termasuk 85 bangunan di Yerusalem. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat