Israel Hancurkan Kamera Pengawas Markas PBB, Di Lebanon Selatan 3 Prajurit TNI Terluka

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Israel Hancurkan Kamera Pengawas Markas PBB, Di Lebanon Selatan 3 Prajurit TNI Terluka

Jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) masuk ke dalam pesawat angkut TNI AU Super Hercules C-130 J di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). ANTARA FOTO/Fauzan.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel telah melancarkan serangan udara dan operasi darat di Lebanon selatan sejak serangan lintas batas oleh Hizbullah pada 2 Maret, meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024. Otoritas Lebanon menyatakan sedikitnya 1.422 orang tewas dan 4.294 lainnya terluka akibat serangan Israel.

Tentara Israel menghancurkan semua kamera pengawas yang menghadap markas besar pasukan penjaga perdamaian PBB di Naqoura, Lebanon selatan, kata juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) Kandice Ardiel, pada Sabtu (4/4).

Sejak Jumat, tentara Israel telah menghancurkan semua kamera yang membantu memastikan keselamatan dan keamanan personel militer dan sipil di dalam markas UNIFIL di Naqoura.

UNIFIL menyatakan keprihatinan serius atas tindakan Israel itu dan memutuskan untuk mengajukan protes resmi.

Baca juga:

Peluk dan Cium Prabowo Saat Prosesi Penyambutan Jenazah 3 Prajurit Pasukan Perdamaian TNI

Ardiel mengingatkan, tentara Israel bahwa mereka wajib memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB serta menghormati fasilitas PBB.

Dalam pernyataan terpisah, ia mengonfirmasi bahwa tiga penjaga perdamaian PBB asal Indonesia terluka, dua di antaranya serius, akibat ledakan pada di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Lebanon selatan.

UNIFIL telah beroperasi di Lebanon selatan sejak 1978 dan diperluas berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701 setelah perang antara Israel dan Hizbullah meletus pada 2006.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima laporan terkini mengenai adanya sejumlah prajurit TNI yang kembali terluka dan harus menjalani perawatan medis akibat insiden di Lebanon.

"Jadi kami hari ini berduka, tiga anggota kita gugur. Termasuk juga kami mendengar ada berita yang memang kami sendiri masih belum terlalu pasti untuk menerima kondisi terakhirnya. Ada yang kondisi masuk rumah sakit ada berapa orang, ada di Angkatan Darat ada dua orang," kata Maruli saat memberikan keterangan kepada media di Tangerang, Banten, Sabtu.

TNI AD belum mendapatkan informasi secara rinci mengenai kronologi maupun tingkat keparahan luka yang dialami para prajurit tersebut. Menurut dia, laporan yang diterima saat ini baru sebatas identitas personel dan status kesehatan mereka yang tengah menjalani perawatan.

Menurut KSAD, koordinasi intensif terus dilakukan dengan Markas Besar (Mabes) TNI karena jalur komunikasi langsung dengan satuan tugas di luar negeri berada di bawah kendali komando tersebut.

"Yang kontak langsung kan Mabes TNI ya, kami dapat informasi hanya identitas tertentu dalam kondisi sakit," kata Maruli.

#TNI #Prajurit TNI #Pasukan Perdamaian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Jelang HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air yang dibangun TNI dan Polri di seluruh Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Indonesia
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Proyek infrastruktur seperti ini perlu dibangun untuk memberikan manfaat bagi rakyat.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Indonesia
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Kepala Negara menyebut langkah yang diambil oleh TNI dan Polri itu merupakan sebuah misi mulia dan bentuk pengabdian kepada masyarakat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Indonesia
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Sinergi harus tetap dilaksanakan secara terukur, profesional, sesuai kewenangan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Indonesia
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Viral di TikTok, truk KDMP Sragen dipakai angkut tebu meski belum memiliki BPKB. Kodim 0725/Sragen langsung turun tangan memberi teguran kepada pengelola koperasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Tukin TNI Naik, DPR Tegaskan Gaji dan Tunjangan Guru Juga Harus Naik
Berharap perhatian yang sama juga diberikan kepada para guru melalui peningkatan gaji dan tunjangan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Tukin TNI Naik, DPR Tegaskan Gaji dan Tunjangan Guru Juga Harus Naik
Indonesia
Tukin TNI Naik, Kompetensi personel Harus Meningkat
Keputusan Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia di sektor pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Tukin TNI Naik, Kompetensi personel Harus Meningkat
Indonesia
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui dua peraturan presiden
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Bagikan