Israel Bom Sekolah di Gaza, 4 Warga Palestina Tewas
Arsip - Sejumlah warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Jumat (5/1/2024). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/am.
MERAHPUTIH.COM - JET-jet tempur Israel menggempur gedung Sekolah Halawa yang menampung para pengungsi di Jabalia al-Balad, Jalur Gaza Utara, Rabu (8/1). Empat warga palestina tewas dalam serangan itu.
Menurut otoritas kesehatan setempat, serangan-serangan udara Israel sejak dini hari telah membunuh 28 warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, di Jalur Gaza, wilayah kantong Palestina yang diblokade Israel.
Sejak melancarkan agresi militer di Gaza pada 7 Oktober 2023, Israel telah menewaskan 45.885 warga Palestina dan melukai 109.196 lainnya. Sebagian besar korban jiwa ialah anak-anak dan perempuan.
Baca juga:
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 35 Warga Palestina, Perundingan Gencatan Senjata akan Dilakukan
Ribuan korban masih terjebak di bawah reruntuhan atau tergeletak di jalanan karena ambulans dan petugas sulit menjangkau mereka di tengah serangan yang terus dilancarkan Israel.
Puing-puing bangunan juga mempersulit evakuasi korban di tengah krisis bahan bakar dan kekurangan alat berat.(*)
Baca juga:
Israel Kembali Serang Gaza, Kepala Polisi Hamas dan Wakilnya Tewas
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel