Israel Ancam Ratakan Gaza City jika Hamas tak Setujui Syarat yang Diajukan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 22 Agustus 2025
Israel Ancam Ratakan Gaza City jika Hamas tak Setujui Syarat yang Diajukan

Arsip - Foto udara menunjukkan bangunan dan mobil yang hancur pasca serangan Israel yang berlanjut di Rafah, Gaza, Palestina. ANTARA/Anadolu Agency

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ISRAEL menebar ancaman untuk menghancurkan sepenuhnya Gaza City jika Hamas tak menyejutui syarat yang diajukan. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan Hamas diminta melucuti senjata dan membebaskan semua sandera.

Komentar Katz muncul setelah kabinet Israel menyetujui rencana serangan besar-besaran ke Kota Gaza, meski mendapat penolakan luas baik dari dalam negeri maupun internasional.

Seperti dilansir BBC, Hamas setuju dengan proposal mediator Qatar dan Mesir untuk gencatan senjata 60 hari, Senin (18/8). Menurut Qatar, proposal itu mencakup pembebasan setengah dari sandera yang tersisa di Gaza.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampaknya menolak hal itu. Ia mengatakan bahwa ia telah memerintahkan dimulainya negosiasi untuk pembebasan semua sandera yang tersisa dan mengakhiri perang di Gaza dengan syarat yang dapat diterima Israel. Dalam pernyataan video saat kunjungan ke markas divisi Gaza di Israel pada Kamis malam, Netanyahu mengatakan ia telah memerintahkan segera dimulainya negosiasi untuk pembebasan semua sandera.

Israel meyakini hanya 20 dari 50 sandera yang masih hidup setelah 22 bulan perang. Media Israel, mengutip seorang pejabat Israel, mengabarkan para negosiator akan dikirim untuk melanjutkan pembicaraan setelah lokasi ditentukan.

Baca juga:

Israel Bakal Duduki Gaza, PBB Ingatkan Kematian dan Kehancuran Besar Bakal Terjadi kal Terjadi



“Saya datang untuk menyetujui rencana Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mengambil alih Kota Gaza dan mengalahkan Hamas. Kedua hal ini, mengalahkan Hamas dan membebaskan semua sandera, berjalan beriringan,” kata Netanyahu, tanpa memberikan rincian tentang tahap selanjutnya dari pembicaraan tersebut.

“Segera, pintu neraka akan terbuka di atas kepala para pembunuh dan pemerkosa Hamas di Gaza, sampai mereka setuju dengan syarat Israel untuk mengakhiri perang, terutama pembebasan semua sandera dan pelucutan senjata mereka. Jika mereka tidak setuju, Gaza, ibu kota Hamas, akan menjadi seperti Rafah dan Beit Hanoun,” kata Katz dalam unggahan di media sosial pada Jumat (22/8).

Kedua kota tersebut telah hancur akibat operasi militer Israel.

IDF telah memperingatkan pejabat medis dan organisasi internasional untuk bersiap menghadapi rencana evakuasi seluruh penduduk Kota Gaza, yang berjumlah sekitar satu juta orang. Mereka diminta pindah ke tempat penampungan di selatan sebelum pasukan bergerak masuk.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan pihaknya menolak setiap langkah yang akan melemahkan sisa-sisa sistem kesehatan.

PBB mengatakan serangan yang semakin intensif dan pengeboman tanpa henti di Kota Gaza menyebabkan tingginya jumlah korban sipil dan kehancuran besar-besaran. PBB dan kelompok bantuan berjanji akan tetap tinggal untuk membantu mereka yang tidak bisa atau memilih untuk tidak mengungsi.

Ada kekhawatiran bahwa kampanye militer baru di Kota Gaza akan memperdalam krisis kemanusiaan. Integrated Food Security Phase Classification yang didukung PBB bulan lalu mengatakan bahwa skenario terburuk berupa kelaparan sedang terjadi di Gaza.

Netanyahu mengumumkan niat Israel untuk mengambil alih seluruh Jalur Gaza setelah pembicaraan tidak langsung dengan Hamas mengenai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera gagal bulan lalu.(dwi)

Baca juga:

Israel Nyatakan Serangan Darat Dimulai, Warga Palestina Mengungsi Tinggalkan Gaza City

#Gaza #Israel #Palestina
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Flotila Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza berlayar dari Barcelona pada 15 April.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Bagikan