Islamophobia Merebak, Pria Muslim di Paris Buat Pesan Mengharukan

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 18 November 2015
Islamophobia Merebak, Pria Muslim di Paris Buat Pesan Mengharukan

(Foto: Path)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Usai tragedi penembakan dan pemboman di Paris, Prancis Jumat (13/11) lalu, mau tidak mau nama Islam menjadi sorotan dunia, pasalnya kelompok militan ISIS mengklaim jika aksi tersebut adalah perbuatan mereka.

Islamophobia pun sulit dihilangkan dari benak masyarakat Eropa akibat serentetan aksi-aski brutal yang mengatas namakan Islam, walhasil masyarakat Islam minoritas di Eropa pun semakin terpojokan.

Untuk itu, seorang pria muslim di Paris berdiri di tengah jalan dan menyampaikan pesan yang cukup mengharukan.

Ia berdiri dan menutup matanya menggunakan seutas kain, kemudian ada dua lembar tulisan di atas kertas di bawah kakinya. Tulisan itu menyampaikan pesan yang cukup mendalam akan apa yang dirasakan warga Muslim yang jadi minoritas di Prancis.

"Saya adalah seorang Muslim, tapi saya mengatakan SAYA ADALAH TERORIS."

"Saya percaya kamu, apa kamu percaya saya? jika iya, PELUK SAYA."

Tulisan itu pun membuat haruh warga Paris, satu persatu mereka pun memeluk pria tersebut. Bhakan ada seorang wanita yang terus memperhatikannya hingga akhirnya memeluknya penuh haru.

Pria itu berdiri dari siang hingga petang, kemudian ia membuka penuto matanya dan mengucapkan terimkasih atas kepercayaan warga Paris.

"Saya ucapkan terimakasih kepada semua orang yang telah memberikan pelukan pada saya. Saya melakukan ini untuk memberikan pesan pada semua orang, saya seorang Muslim tapi itu tidak membuat saya jadi seorang teroris. Saya tidak pernah membunuh siapa pun. Saya merasa sangat sedih atas keluarga korban pembunuhan beberapa waktu lalu, saya ingin menyampaikan Muslim bukan berarti teroris. Teroris adalah teroris, seseorang yang membunuh orang orang lain tanpa alasan. Muslim tidak akan pernah melakukan hal itu, agama kami melarang hal itu.

Video itu pun banyak dibagikan diberbagai media sosial mulai dari YouTube, facebook, Twitter hingga Path.

Berikut videonya:

Baca Juga:

  1. Teror Paris, Pengawasan Perwakilan Negara Asing Ditingkatkan
  2. Mikha Tambayong: Teror Paris Tak Terkait dengan Agama
  3. Belasungkawa Paris Hilton untuk Korban Bom Paris
  4. ISIS Klaim Jumlah Korban Bom Paris 128 Orang
  5. ISIS Diduga Berada di Balik Serangan Bom Paris

 

#Islamophobia #Serangan Teroris Di Paris #Paris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Prancis Rusuh! Presiden Macron Merasa Marah dan Malu
Nunez mengajukan pengunduran dirinya kepada Macron pada Minggu (18/10) di tengah meningkatnya kritik terhadap penanganan pihak berwenang terhadap kerusuhan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Prancis Rusuh! Presiden Macron Merasa Marah dan Malu
Olahraga
Paris Rusuh! Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona di Liga Champions?
Kerusuhan melanda beberapa kota besar di Prancis, termasuk Paris. Bagaimana nasib pertandingan PSG vs Barcelona?
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Paris Rusuh! Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona di Liga Champions?
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Indonesia
Presiden Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Tidak Disangka WNI dan Diaspora
Suasana Idul Adha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5) terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang hadir.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Presiden Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Tidak Disangka WNI dan Diaspora
Berita Foto
Momen Akrab Pertemuan Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron di Istana Élysée
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) berjabat tangan saat bertemu di Istana Élysée, Paris, Prancis, Selasa (14/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 15 April 2026
Momen Akrab Pertemuan Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron di Istana Élysée
Indonesia
Prabowo Tiba di Paris Usai Bahas Strategis dengan Putin, Siap Bertemu Macron
Prabowo tiba di Paris usai bertemu Putin selama 5 jam di Kremlin. Agenda dilanjutkan dengan pertemuan strategis bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Prabowo Tiba di Paris Usai Bahas Strategis dengan Putin, Siap Bertemu Macron
Dunia
Perampokan Museum Louvre, Empat Tersangka lagi Ditahan atas Tuduhan Terlibat Kejahatan Terorganisasi
Dua pria berusia 38 dan 39 tahun, serta dua perempuan berusia 31 dan 40 tahun, semuanya berasal dari wilayah Paris.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Perampokan Museum Louvre, Empat Tersangka lagi Ditahan atas Tuduhan Terlibat Kejahatan Terorganisasi
Dunia
Dua Tersangka Pencurian Museum Louvre Mengakui Keterlibatan Mereka, tapi hanya Sebagian
Kedua orang yang kini ditahan itu diduga merupakan pelaku yang menggunakan alat pemotong listrik untuk masuk ke Galeri Apollon di museum tersebut dan mencuri sejumlah perhiasan mahkota Prancis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Dua Tersangka Pencurian Museum Louvre Mengakui Keterlibatan Mereka, tapi hanya Sebagian
Bagikan