ISIS Rencanakan Serangan Bom di Inggris Lewat Drone Mainan
Ilustrasi Drone Mainan (Foto: screenshot mirror)
MerahPutih Internasional - Kelompok militan Islamic State of Iraq and Syiah (ISIS) dikabarkan berencana segera meluncurkan serangan bom di Inggris.
Serangan bom yang direncanakan ISIS tersebut bukanlah serangan bom bunuh diri, melainkan serangan bom mematikan menggunakan drone atau pesawat tanpa awak mainan.
Kepala keamanan setempat pun merasa takut dengan teror tersebut, namun polisi setempat dikabarkan akan memerangi ancaman ISIS di Inggris yang diduga telah bereksperimen menanam bahan peledak tinggi pada drone mainan.
Drone mainan tersebut dikabarkan dapat mengangkat bahan peledak C4 plastik untuk membunuh atau melukai seseorang jika meledak di dekat kepala seseorang dengan remote control atau timer, seperti yang dilansir dari mirror.
Sementara itu seorang sumber mengatakan, kepolisian setempat tengah menyelidiki ancaman ISIS terhadap warga inggris yang dipercaya akan meluncurkan serangan drone.
Serangan bom drone itu sendiri akan sangat berbahaya jika diluncurkan ke kerumunan pada sebuah festival musik terbuka atau di lapangan sepak bola.
Baca juga:
ISIS Segera Luncurkan Serangan Besar di Irak
39 Tawanan ISIS Asal India Selamat
ISIS Klaim Serangan Bom Mobil di Baghdad
ISIS Dipastikan Bertanggung Jawab atas Bom Mobil Gaza
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
China Dituduh Meretas Ajudan Para Perdana Menteri Inggris
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum