Isi Pembicaraan Megawati dan Pangeran Khaled, Diplomasi Berbalut Kekeluargaan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 16 Februari 2025
Isi Pembicaraan Megawati dan Pangeran Khaled, Diplomasi Berbalut Kekeluargaan

Megawati didampingi Puan bertemu Pangeran Khaled.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengungkapkan isi pembicaraannya dengan Pangeran Khaled saat melakukan pertemuan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (16/2).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Megawati memperkenalkan diri dan silsilah keluarganya kepada Pangeran Khaled.

"Sudah begitu kekeluargaan ya, beliau sangat senang karena saya kan mengatakan saya siapa. Saya bilang saya keluarga besar Bung Karno," kata Megawati kepada wartawan sebelum meninggalkan Abu Dhabi, Minggu (16/2) siang waktu setempat.

Bagi Megawati, hubungan yang terjalin dengan kerajaan UEA bukan sekadar urusan diplomasi, melainkan juga ikatan kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, ia dan Pangeran Khaled berbicara santai, jauh dari topik politik atau pemerintahan.

Baca juga:

Puan Suarakan Peran Perempuan saat Bertemu Pangeran Khaled di UEA, Isu Penting Harus Didengar Dunia

"Hal-hal yang dibicarakan itu karena bukan masalah pemerintah, kekeluargaan saja," kata Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Percakapan yang berlangsung hangat ini mencerminkan bagaimana hubungan antarbangsa dapat terjalin bukan hanya melalui jalur formal, tetapi juga melalui ikatan yang lebih personal dan penuh kedekatan.

Seperti diketahui, Pangeran Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed merupakan calon pewaris tahta Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Syeikh Muhammad bin Zayed Al Nahyan.

Setelah menyelesaikan kunjungannya, Megawati dan rombongan bersiap meninggalkan Abu Dhabi pada siang hari waktu setempat. Menteri/Utusan Khusus Ibu Suri UEA, Maitha Bint Salem Al Shamsi, serta Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, turut hadir di Al Bateen Executive Airport untuk melepas keberangkatan mereka.

Baca juga:

Bertemu Pangeran Khaled, Megawati Bahas Palestina hingga Kenalkan BRIN

Dalam lawatan ini, Megawati didampingi putrinya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, serta sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDIP Andi Widjajanto, dan Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi. Connie R. Bakri juga turut serta dalam rombongan, menandakan lawatan ini sebagai pertemuan dengan dimensi lebih luas, baik dari sisi politik maupun hubungan personal. (pon)

#Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan