Iran Tutup Pintu Negosiasi, Ilusi Kosong Trump Dibayar Nyawa Tentara AS

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Ilusi Kosong Trump Dibayar Nyawa Tentara AS

Ledakan akibat serangan misil Iran ke Tel Aviv, Israel, Sabtu (28/2/2026). (ANTARA/Xinhua/Chen Junqing)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak akan membuka kembali jalur perundingan dengan Amerika Serikat (AS).

Pintu negosiasi telah ditutup rapat setelah AS bersama Israel melakukan serangan militer gabungan besar-besaran ke Teheran.

“Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS,” tegas Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, merespons aksi militer itu, dikutip dari kantor berita Anadolu, Senin (2/3).

Baca juga:

DPR Minta Pemerintah Waspadai Serangan AS-Israel ke Iran, Keselamatan WNI Jadi Prioritas

Ilusi Kosong Trump

Dalam unggahan terpisah di akun platform X miliknya, Larijani melontarkan kritik keras terhadap Presiden AS Donald Trump.

Pimpinan Militer Iran itu mengecam Presiden AS Donald Trump telah menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam kekacauan dengan “ilusi kosong.”

“Dengan delusinya sendiri, dia (Presiden Trump) telah mengubah slogan ‘America First’ menjadi ‘Israel First’ dan mengorbankan pasukan Amerika demi ambisi kekuasaan Israel,” ujar Larijani, dikutip Antara.

Lebih jauh, Larijani menegaskan kebohongan Trump itu akan membuat tentara Amerika dan keluarga mereka yang harus menanggungnya.

Harga yang harus dibayar melalui kebohongan baru dengan makin banyaknya korban tewas di pihak tentara negeri Paman Sam.

Serangan Balasan Iran

Ketegangan meningkat setelah kampanye militer gabungan AS-Israel pada Sabtu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga:

Ali Khamenei dan Petinggi Meninggal, Menlu Iran Tegaskan Kemampuan Militer Tidak Berubah

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah negara Teluk. Serangan itu menewaskan sejumlah personel militer AS dan melukai lima lainnya secara serius. (*)

#Iran #Amerika Serikat #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Bagikan