Iran Lancarkan Serangan di ke Pangkalan AS di Kawasan, 1 Tewas dan 11 Terluka di Bandara Dubai dan Abu Dhabi

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Iran Lancarkan Serangan di ke Pangkalan AS di Kawasan, 1 Tewas dan 11 Terluka di Bandara Dubai dan Abu Dhabi

Iran Lancarkan Serangan di ke Pangkalan AS di Kawasan, 1 Tewas dan 11 Terluka di Bandara Dubai dan Abu Dhabi.(foto: Instagram @streetbangtv)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SATU orang tewas dan 11 lainnya terluka di bandara Dubai dan Abu Dhabi ketika Iran melancarkan serangan di kawasan Timur Tengah. Serangan itu menjadi respons atas serangan besar dan berkelanjutan AS dan Israel terhadap Iran.

Otoritas Abu Dhabi mengonfirmasi sebuah drone yang menargetkan Bandara Internasional Zayed (AUH) berhasil dicegat, tapi puing-puing yang berjatuhan menyebabkan satu orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka. Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan dalam sebuah insiden yang melukai empat staf.

Ribuan penerbangan dari dan menuju kawasan tersebut dihentikan, menjadi salah satu gangguan paling serius terhadap perjalanan global sejak pandemi COVID-19.

Serangan balasan dari Iran berlanjut pada Minggu (1/3), dengan ledakan terdengar di Doha, Dubai, dan Manama. Iran menggunakan rudal balistik dan drone untuk melancarkan serangan berskala luas terhadap sekutu dan aset AS di kawasan Teluk, setelah pemimpin tertinggi mereka tewas dalam serangan udara AS-Israel pada Sabtu (28/2) pagi.

Baca juga:

Pemerintah Pantau Situasi Keamanan di Iran, WNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan


Qatar, Bahrain, Yordania, dan Kuwait, yang semuanya menjadi lokasi pangkalan militer AS, menyatakan telah mencegat rudal yang ditembakkan ke arah mereka. Namun, puing-puing yang berjatuhan tampaknya menyebabkan kerusakan luas. Di Dubai, puing-puing dari “pencegatan udara” juga memicu kebakaran di sebuah dermaga di Pelabuhan Laut Dalam Jebel Ali, pelabuhan tersibuk kesembilan di dunia.

Di Bahrain, kementerian dalam negeri menyatakan bandara mengalami kerusakan setelah menjadi sasaran drone. Terdapat laporan yang belum terkonfirmasi mengenai serangan lanjutan pada Minggu pagi.

Pada Sabtu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang markas Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berlokasi di ibu kota Bahrain, Manama. Kepulan asap hitam tebal terlihat membubung dari area dekat pangkalan tersebut. Sementara itu, kantor berita Negara Oman melaporkan Pelabuhan Komersial Duqm menjadi sasaran dua drone, menyebabkan satu pekerja terluka.(dwi)

Baca juga:

Media Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Tewas

#Iran #Abu Dhabi #Dubai
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - 2 jam, 12 menit lalu
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Dunia
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Indonesia
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Kerangka kesepakatan awal antara Iran dan AS itu disebutkan masih belum disetujui oleh pihak Iran, menurut laporan itu yang juga mengutip seorang diplomat yang namanya dirahasiakan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Dunia
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Dunia
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Sejumlah pejabat dan personel militer AS dilaporkan mulai membatalkan rencana libur panjang mereka menjelang peringatan Memorial Day.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Dunia
AS Tolak Sistem Pungutan di Selat Hormuz, Perundingan Diklaim Sedikit Kemajuan
Rubio menuding Iran berupaya membentuk "sistem pungutan" di Selat Hormuz dan mencoba mengajak Oman untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
AS Tolak Sistem Pungutan di Selat Hormuz, Perundingan Diklaim Sedikit Kemajuan
Bagikan