Intelektual Muda NU Sayangkan Larangan Perayaan Natal di Dua Kabupaten Sumbar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 18 Desember 2019
Intelektual Muda NU Sayangkan Larangan Perayaan Natal di Dua Kabupaten Sumbar

Guntur Romli. (Foto: gunromli.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Intelektual muda Nahdlatul Ulama Guntur Romli mengkritik adanya pelarangan perayaan Natal di dua kabupaten di Sumatera Barat. Sebab, hal itu adalah bentuk intoleransi.

Menurut Guntur, alasan larangan karena tak ada rumah ibadat resmi di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sijunjung bukanlah alasan tepat.

Baca Juga:

Jelang Natal dan Tahun Baru, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Masih Sepi

"Tidak ada rumah ibadah resmi bukan alasan melarang perayaan Natal, karena kita umat Islam juga ada yang terbiasa merayakan Idulfitri dengan salat Iduladha di luar masjid, misalnya di Kabupaten Dharmasraya sendiri salat Idulfitri di halaman rumah dinas bupati. Ini tidak ada masalah," kata Guntur kepada merahputih.com di Jakarta, Rabu (18/12).

Kabupaten Dharmasraya dalam peta. (Foto: Google Maps)
Kabupaten Dharmasraya (bertanda merah). (Foto: Google Maps)

Guntur mengungatkan soal adanya kontribusi pahlawan dan tokoh semua umat beragama termasuk Kristen terhadap kemerdekaan Indonesia hingga kini.

"Umat agama sama-sama memiliki kontribusi terhadap negeri ini," jelas Guntur.

Ia juga mengingatkan, dalam Alquran Surat Al-Maidah Ayat 82 ditegaskan cintanya orang Kristen terhadap orang Islam.

"Lalu, kenapa sekarang ada yang mengaku Islam tapi tidak suka terhadap Kristen? Ajaran siapa yang mereka anut?" sesal Guntur.

Seperti diberitakan di sejumlah media massa, umat Nasrani di dua kabupaten di Sumatera Barat dilarang beribadah dan melakukan perayaan Natal. Larangan itu ternyata bukan kali ini saja karena sudah diberlakukan setiap tahunnya.

Baca Juga:

DPR Imbau Masyarakat Hati-hati saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Perayaan Natal dan tahun baru 2020 tidak dapat dinikmati oleh umat Nasrani di Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya dan Nagari Sungai Tambang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Bukan hanya perayaan Natal dan tahun baru, umat Kristen Protestan dan Katolik di dua kabupaten itu juga tak bisa melakukan ibadah layaknya umat beragama lainnya.

Guntur Romli. (Foto: gunromli.com)
Guntur Romli. (Foto: gunromli.com)

Berdasarkan rapat pemerintahan nagari (kelurahan) Sungai Tambang baru-baru ini, yang terdiri dari ninik mamak (penghulu adat), tokoh masyarakat, dan pemuda setempat, tidak mengizinkan kegiatan ibadah dalam bentuk apa pun secara bersama-sama termasuk perayaan Natal. Pemerintahan nagari dan ninik mamak juga meminta agar orang-orang Kristen di Sijunjung membuat surat perjanjian tidak melaksanakan ibadah apa pun, termasuk Natal.

Larangan melakukan ibadah dan perayaan Natal wilayah itu sudah berlangsung lama. Setiap tahunnya, umat Nasrani di dua kabupaten tersebut kerap ditolak untuk melakukan ibadah secara berjemaah.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang jemaat dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sungai Tambang, Andi (bukan nama sebenarnya). Di wilayahnya bermukim terdapat tiga denominasi HKBP dengan umat terdata 120 kartu keluarga (KK). Lalu, Katolik 60 KK, dan Gereja Bethel Indonesia sekitar 30 KK. (Knu)

Baca Juga:

Kapolda Metro Jaya Pastikan Natal dan Tahun Baru di Jakarta Aman

#Natal #Sumatera Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Kamis, 17 September.
Frengky Aruan - Kamis, 17 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
Indonesia
Ingin Wraga Bepergian Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,54 Triliun Buat Diskon Tiket
Insentif PPN DTP 100 persen juga kembali diterapkan untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi dengan anggaran Rp722 miliar dan target 3,7 juta penumpang selama periode Nataru.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wraga Bepergian Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,54 Triliun Buat Diskon Tiket
Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Mobil dinas yang ditumpangi orang nomor dua di Sumbar itu diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur yang menikung.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Bus yang mengangkut peserta mudik dalam program Pulang Basamo 2026 bersiap meninggalkan kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 15 Maret 2026
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Indonesia
Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Balimau telah berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Minangkabau, yang dikenal kuat memegang falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
 Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Indonesia
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Pos Gunung Api (PGA) melaporkan erupsi Gunung Marapi dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter mengarah ke tenggara.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Indonesia
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Pantauan di lapangan memperlihatkan pekerjaan pembangunan huntara di beberapa titik berjalan dalam berbagai tahapan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Bagikan