Intan Olivia, Bocah Malang Korban Bom Samarinda Meninggal Dunia
Intan Olivia, Korban Bom Samarinda. (Foto Twitter @ernagirsang)
MerahPutih Nasional - Intan Olivia Marbun salah satu korban bom Samarinda pada Minggu (13/11) menghembuskan nafas terakhir. Intan merupakan satu dari empat anak-anak korban ledakan bom molotov dari orang tak dikenal.
Salah seorang netizen menulis ucapan duka cita kepada Intan Olivia, bocah 3 tahun yang turut menjadi korban ledakan bom Samarinda. Pada Senin (14/11) tagar #RIPIntan menjadi trending topic di Twitter.
"RIP nak RT @ernagirsang: Selamat Jalan anakku Olivia Intan, korban pengeboman di gereja HKBP Samarinda Kaltim," tulis akun @ernagirsang.
???? RIP nak RT @ernagirsang: Selamat Jalan anakku Olivia Intan, korban pengeboman di gereja HKBP Samarinda, Kaltim.. pic.twitter.com/XsKtj0vXZJ
— Rudi Valinka #HOKI (@kurawa) 14 November 2016
Intan baru saja keluar gereja bersama beberapa anak. Dia baru saja usai mengikuti Sekolah Minggu HKBP Samarinda Seberang Ressort Merak Samarinda Kota Kaltim. Tiba-tiba sekira pukul 10:30 WITA, seorang tak dikenal yang mengenakan kaus hitam bertuliskan "Jihad" melempar bom jenis molotov, yang disimpan di dalam tas.
Warga yang melihat kejadian berupaya mengejar pelaku yang berusaha kabur dan meloncat ke Sungai Mahakam. Pelaku akhirnya dapat ditangkap oleh warga dan langsung diserahkan ke pihak Polsek Samarinda Seberang.
Dalam peristiwa tersebut, empat orang menjadi korban luka-luka. Korban yang masih anak-anak mengalami luka bakar akibat ledakan bom. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda untuk mendapatkan pertolongan. Namun, Intan mengalami luka yang cukup parah. Pagi tadi sekira pukul 4:00 WITA, Intan meninggal dunia. (Luh)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Khidmat Umat Kristiani Ibadah Malam Natal 2025 di GPIB Immanuel Jakarta
Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung Diresmikan, Romo Paroki: Komitmen Hidup Berdampingan dan Toleransi Beragama yang Baik
Kemenag Pasang Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung, Bukti Negara Hadir untuk Umat Nasrani
Menag dan Ketua DMI Hadiri Peresmian Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City
Natalius Pigai Siapkan UU Baru Pasca Insiden Perusakan Rumah Ibadah Kristen di Padang
[HOAKS atau FAKTA]: Australia Berikan Dana Khusus untuk Umat Kristen dan Gereja di Indonesia
Temuan Komnas HAM di Balik Persekusi Retreat Kristen di Cidahu Sukabumi, Pengusiran hingga Perusakan
Ada Penolakan Pembangunan Gereja di Jaksel, PSI Lakukan Pendekatan ini
Ada Penolakan Pembangunan Gereja di Jaksel, PSI Lakukan Pendekatan ini
Pj Teguh Bakal Monitoring Gereja di Jakarta saat Misa Natal 2024