[HOAKS atau FAKTA]: Australia Berikan Dana Khusus untuk Umat Kristen dan Gereja di Indonesia
Foto : Dok Turn Back Hoaks (Mafindo)
MerahPutih.com - Pemerintah Australia dikabarkan memberikan bantuan dana untuk umat Kristiani di Indonesia. Bantuan itu disebut-sebut akan berlangsung pada tahun 2025 ini.
Informasi ini diunggah akun Facebook 'Bantuan DAP Non Muslim & Gereja'.
NARASI
# INFO PENTING #
Khusus Utk Masyarakat Non Muslim Di Seluruh Indonesia. # Salam Sejahterah Buat kita semua, Saya Gita Kammath Selaku Wakil Duta Besar Australia Menyampaikan Bahwa Bantuan Dana (DAP) Non Muslim & Gereja telah di salurkan menyebar di seluruh pelosok Indonesia. Bagi masyarakat Non Muslim yang belum menerima bantuan DAP segera daftar sekarang sebelum terlambat, karna bantuan DAP utk periode tahun 2025 akan segera di tutup.
# CARA DAFTAR #
Kirim foto KTP dan No.Hp kirim ke whatsappp wa[dot]me/6287861236122 semoga data anda di acc. Terima Kasih.
Baca juga:
FAKTA
Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga menemukan konten berisi klaim bantuan serupa. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook 'Dana Bantuan Kristen' [arsip] pada Rabu (15/7).
Isinya memperlihatkan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt Jacklevyn Fritz Manuputty yang mengucapkan narasi sebagai berikut:
“Shalom, Salam sejahtera bagi saudara-saudari terkasih. Dengan nama Tuhan saya, pendeta Jacklevyn Fritz Manuputtyi Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia ingin menyampaikan kabar baik. Tentang adanya dana bantuan DAP yang disalurkan melalui Ditjen Bimas Kristen untuk membantu umat Kristen dan pembangunan Gereja. Bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Australia yang mendukung kebebasan beragama dan memperkuat peran ekonomi masyarakat. Untuk pendaftaran dan melalui seleksi berkas oleh tim verifikasi untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat dan efektif dalam semangat, kasih dan peduli kami berharap bantuan ini dapat membawa berkat dan harapan bagi penerima bantuan.”
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: TKI di Jepang Masuk Daftar Hitam karena Meresahkan
Konteks asli video Wakil Dubes Australia adalah momen Gita Kamath menyampaikan kegiatannya ketika berkunjung ke Ambon pada April 2025.
Setelah dideteksi dengan Hive Moderation, audio dalam unggahan di Facebook merupakan hasil dari rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,1 persen.
Dikutip dari artikel kompas.com [HOAKS] Ketua Umum PGI Umumkan Dana Bantuan untuk Umat Kristen dari Australia yang tayang Jumat (20/6/2025), video yang memperlihatkan Ketua Umum PGI Jacklevyn identik dengan unggahan di akun Tiktok “hkbpdstrk_8dki”.
Narasi aslinya adalah momen ucapan selamat dari Jacklevyn atas terpilihnya Pdt Bernard Manik sebagai Kepala Departemen Marturia Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) periode 2024—2028.
Pendeteksian dengan Hive Moderation menunjukkan audio dalam unggahan yang beredar di Facebook tersebut merupakan rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,7 persen.
KESIMPULAN
Audio dalam konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI. Unggahan video mengenai adanya bantuan dana atau direct aid program (DAP) dari Australia—yang mencatut Wakil Duta Besar Australia dan Ketua Umum PGI itu adalah konten tiruan. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Presiden Prabowo dan PM Australia Albanese Bakal Tandatangani Traktat Keamanan Bilateral
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029