[HOAKS atau FAKTA]: Australia Berikan Dana Khusus untuk Umat Kristen dan Gereja di Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 24 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Australia Berikan Dana Khusus untuk Umat Kristen dan Gereja di Indonesia

Foto : Dok Turn Back Hoaks (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Australia dikabarkan memberikan bantuan dana untuk umat Kristiani di Indonesia. Bantuan itu disebut-sebut akan berlangsung pada tahun 2025 ini.

Informasi ini diunggah akun Facebook 'Bantuan DAP Non Muslim & Gereja'.

NARASI

# INFO PENTING #

Khusus Utk Masyarakat Non Muslim Di Seluruh Indonesia. # Salam Sejahterah Buat kita semua, Saya Gita Kammath Selaku Wakil Duta Besar Australia Menyampaikan Bahwa Bantuan Dana (DAP) Non Muslim & Gereja telah di salurkan menyebar di seluruh pelosok Indonesia. Bagi masyarakat Non Muslim yang belum menerima bantuan DAP segera daftar sekarang sebelum terlambat, karna bantuan DAP utk periode tahun 2025 akan segera di tutup.

# CARA DAFTAR #

Kirim foto KTP dan No.Hp kirim ke whatsappp wa[dot]me/6287861236122 semoga data anda di acc. Terima Kasih.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Disebut Raja Salman sebagai Negara Paling Munafik di Dunia, Indonesia Tak Punya Harga Diri Lagi

FAKTA

Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga menemukan konten berisi klaim bantuan serupa. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook 'Dana Bantuan Kristen' [arsip] pada Rabu (15/7).

Isinya memperlihatkan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt Jacklevyn Fritz Manuputty yang mengucapkan narasi sebagai berikut:

“Shalom, Salam sejahtera bagi saudara-saudari terkasih. Dengan nama Tuhan saya, pendeta Jacklevyn Fritz Manuputtyi Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia ingin menyampaikan kabar baik. Tentang adanya dana bantuan DAP yang disalurkan melalui Ditjen Bimas Kristen untuk membantu umat Kristen dan pembangunan Gereja. Bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Australia yang mendukung kebebasan beragama dan memperkuat peran ekonomi masyarakat. Untuk pendaftaran dan melalui seleksi berkas oleh tim verifikasi untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan secara tepat dan efektif dalam semangat, kasih dan peduli kami berharap bantuan ini dapat membawa berkat dan harapan bagi penerima bantuan.”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: TKI di Jepang Masuk Daftar Hitam karena Meresahkan

Konteks asli video Wakil Dubes Australia adalah momen Gita Kamath menyampaikan kegiatannya ketika berkunjung ke Ambon pada April 2025.

Setelah dideteksi dengan Hive Moderation, audio dalam unggahan di Facebook merupakan hasil dari rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,1 persen.

Dikutip dari artikel kompas.com [HOAKS] Ketua Umum PGI Umumkan Dana Bantuan untuk Umat Kristen dari Australia yang tayang Jumat (20/6/2025), video yang memperlihatkan Ketua Umum PGI Jacklevyn identik dengan unggahan di akun Tiktok “hkbpdstrk_8dki”.

Narasi aslinya adalah momen ucapan selamat dari Jacklevyn atas terpilihnya Pdt Bernard Manik sebagai Kepala Departemen Marturia Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) periode 2024—2028.

Pendeteksian dengan Hive Moderation menunjukkan audio dalam unggahan yang beredar di Facebook tersebut merupakan rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,7 persen.

KESIMPULAN

Audio dalam konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI. Unggahan video mengenai adanya bantuan dana atau direct aid program (DAP) dari Australia—yang mencatut Wakil Duta Besar Australia dan Ketua Umum PGI itu adalah konten tiruan. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Umat Kristen #Gereja #Australia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Terdakwa, yang memiliki hubungan asmara dengan korban, telah didakwa atas tuduhan membahayakan nyawa, kesehatan, atau keselamatan orang lain.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Tekno
AI OpenAI Jebol Portal Negara, PM Australia Murka Susun Langkah Hukum!
OpenAI berkali-kali membobol portal kesehatan Medicare Australia dan mengedit data pemerintah. PM Anthony Albanese meradang dan siapkan langkah hukum!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
AI OpenAI Jebol Portal Negara, PM Australia Murka Susun Langkah Hukum!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Bagikan