Kesehatan

Insomnia? Yuk Intip Lima Tipe Kepribadian yang Menyebabkan Insomnia

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 22 Januari 2019
Insomnia? Yuk Intip Lima Tipe Kepribadian yang Menyebabkan Insomnia

Ada lima karakteristik insomnia. (Foto: Pixabay/AndreaPalmieri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GANGGUAN Insomnia banyak dialami oleh masyarakat saat ini, banyak faktor yang mempengaruhi seseorang dapat menderita insomnia. Berdasarkan penelitian dari Tessa Blanken seorang peneliti dari Institute of Neuroscience Belanda beserta timnya, ia mempelajari ciri-ciri kepribadian dan sejarah hidup terhadap 2.224 peserta studi yang didiagnosis dengan kemungkinan gangguan insomnia antara tahun 2010 dan 2016. Ia menemukan insomnia dalam lima tipe kepribadian yang dikutip dari Health.com.


1. Highly Distressed

tidur
Karakter ini adalah orang-orang yang mudah depresi. (Foto: irishtimes)

Biasanya orang yang masuk dalam golongan ini sangat aktif dan cemas sebelum tidur dan rentan terhadap depresi.


2. Moderately Distressed, reward sensitive

tidur
tipe ini adalah mereka tergolong sedang stres. (Foto: sidetrend)

Mirip dengan tipe yang pertama yang dimana pikiran mereka mulai terpacu saat sebelum tidur. Mereka cenderung lebih mudah menerima emosi bahagia atau menyenangkan. Kebanyakan insomnia pada tipe ini adalah mereka tergolong sedang stres atau yang biasa disebut insomia psikofisiologis.


3. Moderately distressed, reward insensitive

tidur
Biasanya karakter ini adalah orang yang pesimis. (Foto: Pexels/Felipe Cardoso)

Seseorang yang masuk dalam tipe ini adalah seseorang yang sangat tidak bahagia dan umumnya seseorang yang pesimis.


4. Slightly distressed, high reactivity

tidur
Biasanya adanya gangguan keaungan pada karakter ini. (Foto: Pexels/Min An)

Seseorang yang masuk dalam tipe ini adalah yang biasanya tertekan karena masalah yang sedang dihadapi misalnya masalah keuangan ataupun masalah hubungan percintaan.

5. Slightly distressed, low reactivity

tidur
Karakter insomnia orang-orang berumur 40-an. (Foto: livescience)

Mirip dengan tipe 4, tetapi masih belum begitu intens dalam hal tingkat insomnia dan menunjukkan tingkat motivasi yang rendah. Kepribadian tipe 4 dan tipe 5 lebih cenderung mengalami insomnia pada usia 40-an.


Semua kepribadian mengenai insomnia ini sesuai dengan penelitian, seseorang tidur paling nyenyak dalam keadaan tenang. Orang yang rentan terhadap stres, depresi, dan suasana hati yang berubah-ubah akan mudah mengalami kesulitan tidur.

Lalu, kapan saat yang tepat kamu harus menemui dokter? menurut Dr. Rafael Pelayo seorang sleep specialist dari Stanford Sleep Medicine Center menyatakan bahwa jika kamu memberikan pernyatan "kamu beruntung bisa tidur empat sampai lima jam sehari" itu adalah saatnya kamu menemui dokter untuk membahas kesulitan tidur yang kamu alami. (ver)

#Tidur #Insomnia
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
Rutinitas Sebelum Tidur untuk Anak, Kunci Tidur Nyenyak dan Perkembangan Optimal
Kurang tidur pada anak dapat memicu tantrum, perilaku impulsif, mudah marah, dan hiperaktivitas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 April 2025
Rutinitas Sebelum Tidur untuk Anak, Kunci Tidur Nyenyak dan Perkembangan Optimal
Indonesia
Perang Lawan Insomnia Pasca Libur: Tips Ampuh Kembalikan Jam Biologis Tubuh!
Andreas menekankan pentingnya menghindari konsumsi makanan dan minuman berkafein
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 April 2025
Perang Lawan Insomnia Pasca Libur: Tips Ampuh Kembalikan Jam Biologis Tubuh!
Indonesia
Apakah Benar Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah?
Selain hadis di atas, ada pula hadis lain yang memiliki makna serupa
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Maret 2025
Apakah Benar Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah?
Lifestyle
Perhatikan Kualitas Tidur untuk Cegah Kondisi Neuropati Periferal Diabetik
Dokter spesialis endokrin Bien Matawaran asal Filipina menekankan pentingnya menjaga ritme sirkandia alias tidur berkualitas baik.
Frengky Aruan - Kamis, 28 November 2024
Perhatikan Kualitas Tidur untuk Cegah Kondisi Neuropati Periferal Diabetik
Fun
Lucid Dream, Ini Penjelasannya Bagaimana Bisa Terjadi
Lucid dream menarik perhatian banyak orang karena memberikan kesempatan untuk mengalami dunia mimpi yang terasa nyata dan penuh kontrol.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 16 November 2024
Lucid Dream, Ini Penjelasannya Bagaimana Bisa Terjadi
Lifestyle
5 Cara Mengatasi Insomnia secara Alami dan Cepat
Cara mengatasi insomnia secara alami dan cepat bisa dilakukan dengan mudah. Salah satunya adalah melakukan relaksasi sebelum tidur.
Soffi Amira - Jumat, 27 September 2024
5 Cara Mengatasi Insomnia secara Alami dan Cepat
Lifestyle
Cara Cepat Tidur Ala Disiplin Tentara, Langsung Terlelap dalam Hitungan Detik
Banyak orang mengalami kesulitan untuk tidur, terutama di tengah rutinitas yang padat dan penuh tekanan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 September 2024
Cara Cepat Tidur Ala Disiplin Tentara, Langsung Terlelap dalam Hitungan Detik
Lifestyle
'Sleep Coach' Bagikan Tips Memilih Bantal yang Nyaman Buat Tidur
Ia pun menyarakan dalam memilih bantal lebih baik melihat barangnya secara langsung
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 September 2024
'Sleep Coach' Bagikan Tips Memilih Bantal yang Nyaman Buat Tidur
Lifestyle
5 Teknik Relaksasi Pernapasan untuk Membuat Tidur Lebih Pulas
Lima teknik ini membantu meregangkan saraf sehingga lebih santai dan tidur jadi lebih pulas.
Frengky Aruan - Rabu, 11 September 2024
5 Teknik Relaksasi Pernapasan untuk Membuat Tidur Lebih Pulas
Badan Tidak Enak Setelah Ketiduran, Berikut Penjelasannya
Sleep Coach Vishal Dasani menjelaskan soal fenomena tubuh yang terasa lelah, tidak ada tenaga setelah terbangun dari kondisi ketiduran.
Frengky Aruan - Rabu, 11 September 2024
Badan Tidak Enak Setelah Ketiduran, Berikut Penjelasannya
Bagikan