Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Inilah Kelebihan Melukis Menggunakan Bubuk Kopi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 06 Maret 2018
 Inilah Kelebihan Melukis Menggunakan Bubuk Kopi

Vinsensius Dedy Reru saat melukis dengan bubuk kopi. (FOTO. Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Selalu ada yang menarik yang diperlihatkan para seniman, terlebih khusus bagi mereka para penggiat seni rupa.

Melukis di media kanvas menggunakan cat minyak maupun tinta mungkin sudah biasa. Namun kali ini ada cara yang berbeda. Seorang seniman asal Denpasar, Bali melukis menggunakan bubuk kopi.

Seniman tersebut adalah Vinsensius Dedy Reru atau yang akrab disapa Dedy. Saat live show ia memperlihatkan skill seni melukisnya dihadapan pengunjung yang datang di Colony Cafe, Plaza Renon, Minggu, kemarin (4/3).

Vinsensius Dedy Reru saat melukis dengan bubuk kopi. (FOTO. Ist)
Vinsensius Dedy Reru saat melukis dengan bubuk kopi. (FOTO. Ist)

Saat diwawancarai, pria kelahiran 1973 ini mengaku kalau bubuk kopi punya banyak kelebihan, seperti ramah lingkungan, awet dan tahan lama dibandingkan tinta konvensional, serta memiliki aroma khas kopi yang kuat.

“Jika kita bandingkan dengan tinta konvensional, bubuk kopi memiliki banyak kelebihannya,” tuturnya.

Selain itu, terkait teknis pembuatannya, Dedy mengaku tergolong sangat mudah. Hanya cukup mencapurkan bubuk kopi dan lem, kemudian digoreskan langsung ke kanvas.

“Yang saya ketahui, orang yang melukis dengan kopi memakai kopi yang sudah diseduh lalu digoreskan ke kanvas, tapi tidak dengan saya, saya gunakan bubuk kopinya langsung agar tekturnya lebih tampak serta warna yang dimunculkan lebih hidup,” jelasnya.

Vinsensius Dedy Reru saat melukis dengan bubuk kopi. (FOTO. Ist)
Vinsensius Dedy Reru saat melukis dengan bubuk kopi. (FOTO. Ist)

Lebih lanjut, Dedy menjelaskan kalau para seniman Bali khususnya, belum begitu banyak yang menggunakan kopi sebagai bahan pengganti tinta. “Memang dulu sempat ada, namun kini saya tak melihatnya lagi,” imbuh Dedy.

Sementara itu, ketertarikannya dengan seni melukis menggunakan bubuk kopi ini sudah digelutinya sejak dua tahun terakhir. Berawal dari menjawab tantangan salah satu temannya, Dedy akhirnya terus belajar dan mendalami cara melukis menggunakan bubuk kopi hingga saat ini.

Hebatnya lagi, hasil lukisanya ini sering mendapatkan pesanan dari berbagai belahan dunia seperti Eropa, Amerika Australia dan tentunya Indonesia. “Ya dulu teman saya meminta untuk melukis menggunakan serbuk kopi lalu saya coba dan keterusan hingga sekarang,” tutupnya. (MKF)

Artikel berdasarkan laporan Davi Erlangga kontributor Merahputih.com untuk Bali dan sekitarnya

#Seni Lukis #Lukisan #Pameran Lukisan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Lukisan Denny JA jadi sorotan usai diberkati Paus Fransiskus di Galeri Nasional. Analisis AI memperkirakan nilainya hingga Rp 34 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Indonesia
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
SBY tetap melukis Bengawan Solo meski hujan deras di Solo. Ia menyebut hujan sebagai berkah saat melukis bersama mahasiswa ISI Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
ShowBiz
Lukisan Pertama 'Star Wars' Terjual Rp 64,9 Miliar dalam Lelang, Catat Rekor Harga Memorabilia
Lukisan yang dibuat hampir 50 tahun lalu ini kemudian direproduksi menjadi poster film ikonis tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Desember 2025
Lukisan Pertama 'Star Wars' Terjual Rp 64,9 Miliar dalam Lelang, Catat Rekor Harga Memorabilia
Fun
Dari Jakarta ke Bali, Indonesia Watercolor Summit Hadirkan Pameran dan Pertukaran Budaya
Indonesia Watercolor Summit hadir di dua kota sekaligus: Jakarta dan Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 November 2025
Dari Jakarta ke Bali, Indonesia Watercolor Summit Hadirkan Pameran dan Pertukaran Budaya
Fun
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Art Jakarta 2025 menghadirkan 75 galeri ternama dari 16 negara, baik dari kawasan Asia maupun luar Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Fun
ARTSUBS 2025 Hadirkan Ragam Material dan Teknologi dalam Ruang Seni yang Lentur
ARTSUBS 2025 resmi dibuka mulai 2 Agustus hingga 7 September 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Agustus 2025
ARTSUBS 2025 Hadirkan Ragam Material dan Teknologi dalam Ruang Seni yang Lentur
Indonesia
Sambut SBY dan Pelukis Jerman, Pramono: Kolaborasi Melukis Ikon Jakarta
SBY turut mendampingi Christopher dan SBY Art Community melukis Monas dari lantai 23 Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Sambut SBY dan Pelukis Jerman, Pramono: Kolaborasi Melukis Ikon Jakarta
Indonesia
Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI
Genre Imajinasi Nusantara merupakan lukisan karya Denny JA. Lukisan ini tampil sebagai manifesto estetika digital Nusantara.
Soffi Amira - Minggu, 20 Juli 2025
Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI
Fun
Lukisan, Harapan, dan Kebaikan: Ekspresi Tulus Pelukis Gadis Dharsono di Pameran 'Joy in Color'
Pameran 'Joy in Color' Gadis Dharsono berlangsung dari 11 hingga 26 Juli 2025 di ruang galeri IFI Wijaya, Jakarta Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 13 Juli 2025
Lukisan, Harapan, dan Kebaikan: Ekspresi Tulus Pelukis Gadis Dharsono di Pameran 'Joy in Color'
Fun
Transformasi ArtMoments Jakarta: Pameran Seni 2025 Usung Tema 'Restoration'
ArtMoments Jakarta akan kembali menyapa publik dengan tema 'Restoration' pada 7–10 Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 Juli 2025
Transformasi ArtMoments Jakarta: Pameran Seni 2025 Usung Tema 'Restoration'
Bagikan