Ini Sosok Kuat Pengganti Tri Rismaharini yang Akan Diusung PDIP pada Pilkada Surabaya 2020

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 14 Oktober 2018
Ini Sosok Kuat Pengganti Tri Rismaharini yang Akan Diusung PDIP pada Pilkada Surabaya 2020

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (kanan). (Foto Facebook Whisnu Sakti Buana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dinilai sebagai calon wali kota terkuat yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.

"Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas kader PDI Perjuangan di Surabaya berharap Mas Whisnu menjadi Calon Wali Kota Surabaya mendatang," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Anugrah Ariyadi di Surabaya, Minggu (14/10).

Meskipun belum ada keputusan atau rapat resmi di tingkat DPC PDI Perjuangan Surabaya, menurut Anugrah, nama Whisnu Sakti Buana mulai mencuat di kalangan kader PDI Perjuangan di tingkat bawah. Bahkan, sejumlah kader menilai sosok Whisnu Sakti cocok menggantikan Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya mendatang.

"Sebagai salah seorang pengurus di DPC PDI Perjuangan, saya mengakomodasi semua masukan atau usulan dari para kader PDI Perjuangan maupun masyarakat Surabaya secara umum," kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya ini dikutip Antara.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) ini menjelaskan ada beberapa keunggulan dari sosok Whisnu, antara lain, putra kandung mantan Sekjen PDI Perjuangan almarhum Sutjipto.

Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (Antara)

Selain itu, Whisnu juga punya pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Wakil Wali Kota Surabaya menggantikan Bambang Dwi Hartono, dan Wakil Wali Kota Surabaya bersama Tri Rismaharini.

Whisnu juga pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan pada waktu kepemimpinan Saleh Mukadar. Setelah itu, didapuk menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan dua periode yaitu 2010 hingga 2015 dan 2015 hinga 2020.

Meski demikian, Anugrah menegaskan bahwa saat ini PDI Perjuangan masih fokus memenangi pemilihan umum anggota legislatif dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019. "Terkait dengan pilkada di Surabaya itu nanti akan dibahas lebih mendalam setelah Pemilu 2019 selesai," katanya.

Hingga saat ini di kalangan partai politik maupun ormas di Kota Surabaya ada yang berani terang-terangan mengumumkan calon wali kota, yakni dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan mulai mengampanyekan Fandi Utomo dan Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Surabaya mendukung Adies Kadir. (*)

#PDIP #Pilkada Surabaya
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Dalam agenda terssebut, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Bagikan