Ini Sikap Golkar Terkait Pemecatan Ahmad Doli

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 01 September 2017
Ini Sikap Golkar Terkait Pemecatan Ahmad Doli

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. (MP/Fadhli Harahap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menyebut pemecatan terhadap Ahmad Doli Kurnia dari keanggotaan partai telah sesuai dengan mekanisme internal yang ada di tubuh partai berlambang beringin itu.

Bahkan, kata Idrus, pemecatan terhadap Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) itu juga sesuai dengan aspirasi Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, maupun Dewan Pembina Partai Golkar.

"(Pemecatan) itu setelah semua aspirasi yang ada dari Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, dan Dewan Pakar bahwa tidak bisa kita biarkan kader-kader yang tidak lagi memerhatikan sistem dan aturan-aturan partai," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (1/9).

Menurut Idrus, pemecatan Ahmad Doli sudah melalui proses yang panjang. Dia juga membantah tuduhan yang menyebut pemecatan dilakukan sepihak dan tanpa pertimbangan terlebih dahulu.

"Saya sudah katakan kemarin bahwa itu pemecatan dilakukan setelah melalui proses agak panjang," tandasnya.

Dia menjelaskan bahwa hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) dan rapat pleno DPP Partai Golkar pada 18 Juli 2017 telah memutuskan tidak akan menggelar masyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

"Kita masih mengharapkan Setya Novanto memimpin Golkar," katanya.

Menurut Idrus, Doli telah melanggar ketentuan partai ketika gerakannya melibatkan sejumlah lembaga seperti Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait konspirasi kasus Setya Novanto.

"Begitu gerakannya telah melibatkan orang, melibatkan lembaga lain, melibatkan Ketua MA, melibatkan KY, maka tentu ini persoalannya lain lagi. Apalagi misalkan yang dieksploitasi adalah sebuah forum akademik promosi doktor salah seorang kader Partai Golkar yang sama sekali tidak ada relevansinya," katanya.

"Karena itu (kita melakukan pemecatan), setelah ada pembicaraan, setelah kita ada teguran, tetapi yang bersangkutan tidak mengindahkan. Bahkan, keesokan harinya masih tetap melakukan demo di MA, di KY, bahkan di KPK," kata Idrus. (Pon)

Baca berita terkait Partai Golkar lainnya di: Sekjen Golkar Minta Pansus Hak Angket Tidak Dipandang Negatif

#Idrus Marham #DPP Partai Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Pemerintah Indonesia yang bergerak cepat melakukan komunikasi diplomatik untuk membebaskan para WNI tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Indonesia
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Orientasi Partai Golkar ke depan akan menitikberatkan pada hasil kerja nyata dan loyalitas para anggotanya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Indonesia
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Forum tersebut akan difokuskan pada konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta pembahasan arah strategis partai di masa depan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Indonesia
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional, menyoroti jasa program transmigrasi yang membentuk kebinekaan dan persatuan di Papua Selatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 November 2025
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Indonesia
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Memperjuangkan keadilan harus dengan cara adil, memperjuangkan demokrasi harus dengan cara demokratis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 25 Oktober 2025
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Berita Foto
Peluncuran Buku Bertema Pancasila Sebagai Ideologi Partai Golkar di Jakarta
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (kanan) menyerahkan buku kepada Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji (kiri), disaksikan Pakar Kebangsaan Yudi Latif (kedua kiri) dan Pengamat Politik Siti Zuhro (kedua kanan) dalam Pengajian Ideologi Kebangsaan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 16 Oktober 2025
Peluncuran Buku Bertema Pancasila Sebagai Ideologi Partai Golkar di Jakarta
Indonesia
Golkar Nilai Prabowo Berhasil Redam Eskalasi Demonstrasi dengan Pendekatan Tegas Sekaligus Adil
Idrus menilai Prabowo telah berada di jalur yang benar
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 September 2025
Golkar Nilai Prabowo Berhasil Redam Eskalasi Demonstrasi dengan Pendekatan Tegas Sekaligus Adil
Indonesia
Reshuffle Perdana di Kabinet Merah Putih, Golkar: Prabowo Ingin Orkestra Terbaik
Kader-kader yang diberikan oleh Partai Golkar itu sudah yang terbaik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Februari 2025
Reshuffle Perdana di Kabinet Merah Putih, Golkar: Prabowo Ingin Orkestra Terbaik
Indonesia
Jatam Geram Dicatut Dalam Disertasi Bahlil, Idrus: Jangan Susah Melihat Orang Senang
Solidaritas kebangsaan kita perlu ditingkatkan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 09 November 2024
Jatam Geram Dicatut Dalam Disertasi Bahlil, Idrus: Jangan Susah Melihat Orang Senang
Indonesia
Bahlil Sempat Buka Kemungkinan Masukkan Jokowi dan Gibran di Kepengurusan Golkar
Bapak Presiden Jokowi adalah tokoh bangsa yang pasti memiliki pertimbangan matang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 November 2024
Bahlil Sempat Buka Kemungkinan Masukkan Jokowi dan Gibran di Kepengurusan Golkar
Bagikan