Ini Pesan Yang Bakal Dibawa Paus Fransiskus Saat Datang ke Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Agustus 2024
Ini Pesan Yang Bakal Dibawa Paus Fransiskus Saat Datang ke Indonesia

Arsip-Paus Fransiskus. ANTARA/REUTERS/Yara Nardi/RWA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemimpin Gereja Katolik dunia Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura, pada tanggal 2-13 September 2024.

Indonesia menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Asia Pasifik yaitu pada 3 sampai dengan 6 September 2024.

Kemudian Paus melanjutkan kunjungan ke Port Moresby (Papua Nugini) dan Vanimo dari 6-9 September 2024, Dili (Timor Leste) dari 9-11 September 2024, dan Singapura dari 11-13 September 2024.

Paus Fransiskus dijadwalkan tiba di Indonesia pada 3 September 2024 siang. Lalu, keesokan harinya atau pada 4 September 2024, pemimpin umat Katolik tersebut dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca juga:

Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia Bawa Misi Perdamaian Dunia

Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyebut, kunjungan Pemimpin Gereja Katolik dunia Paus Fransiskus ke Indonesia menjadi momentum untuk menyuarakan pesan persatuan antar-umat beragama menuju kemanusiaan yang lebih baik, persaudaraan sejati, dan kebaikan untuk masyarakat.

"Pesan-pesan itu saya yakin akan disampaikan bukan hanya untuk internal Gereja Katolik, tapi juga inklusif untuk seluruh pihak-pihak yang akan terlibat," kata perwakilan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sekaligus Juru Bicara Panitia Kunjungan Paus Fransiskus Rm. Thomas Ulun Ismoyo dalam gelar wicara daring di Jakarta, Senin (26/8).

Hal itu, kata ia diyakininya karena dalam setiap kunjungan ke berbagai negara, Paus Fransiskus selalu menyampaikan pesan-pesan bermakna perdamaian dan persatuan yang tidak hanya dikhususkan untuk umat Katolik tapi untuk seluruh masyarakat di sana.

Indonesia, kata ia, merupakan dengan masyarakat yang sangat beragam, termasuk latar belakang agama. Oleh karenanya, kata dia, kunjungan Paus Fransiskus yang diagendakan akan bertemu dengan tokoh-tokoh lintas agama dapat menjadi momentum untuk menyuarakan perdamaian dan kebaikan untuk umat manusia.

"Di Indonesia, pemimpin agama itu perannya signifikan karena pemimpin agama itu punya umat dan punya pengaruh," ujar Thomas. (*)

#PausFransiskus #Umat Katolik #Gereja Katolik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Kondisi Paus Leo XIV Membaik Usai Operasi Tumor Paru, Sudah Bisa Berjalan
Kondisi Paus Leo XIV dilaporkan membaik usai operasi tumor paru. Paus mulai berjalan, menjalani fisioterapi, dan masih dirawat di Roma.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kondisi Paus Leo XIV Membaik Usai Operasi Tumor Paru, Sudah Bisa Berjalan
Dunia
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Vatikan rilis klarifikasi resmi hanya mengakui Ordo Malta dan Ordo Makam Suci Yerusalem. Ksatria Templar dan ordo klaim baru dipastikan tidak diakui!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Tradisi
Ekaristi HUT ke-60 Kevikepan Surakarta Digelar di Mangkunegaran, Jejak 1957 Kembali Terulang
Ekaristi HUT ke-60 Kevikepan Surakarta digelar di Pendhapa Ageng Pura Mangkunegaran dan dihadiri sekitar 3.000 umat Katolik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ekaristi HUT ke-60 Kevikepan Surakarta Digelar di Mangkunegaran, Jejak 1957 Kembali Terulang
Indonesia
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende
Sekitar 300 umat mengikuti Misa di halaman Gereja Santo Mikhael Kotabaru, Ende, pascagempa Flores. Peribadatan di luar ruangan berlangsung hingga 28 Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende
Indonesia
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan kegiatan 'Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman', Sabtu (9/5) merayakan HUT ke-219.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Lifestyle
Makna Mendalam Kamis Putih, Kisah Perjamuan Terakhir Yesus
Salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan ini yakni perjamuan roti yang dibagikan dalam misa.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Makna Mendalam Kamis Putih, Kisah Perjamuan Terakhir Yesus
Fun
Jakarta Eucharistic Revival 2026 Digelar di JICC, Kongres Ekaristi Pertama di Ibu Kota
Keuskupan Agung Jakarta gelar Jakarta Eucharistic Revival 2026 di JICC. Kongres Ekaristi pertama di ibu kota hadirkan perayaan iman dan teknologi imersif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Jakarta Eucharistic Revival 2026 Digelar di JICC, Kongres Ekaristi Pertama di Ibu Kota
Indonesia
Mengenal Arti Rabu Abu dan Aturan Berpuasa Pantang bagi Umat Katolik saat Masa Prapaskah 2026
Rabu Abu menjadi penanda dimulainya masa pertobatan selama 40 hari menjelang Hari Raya Paskah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Mengenal Arti Rabu Abu dan Aturan Berpuasa Pantang bagi Umat Katolik saat Masa Prapaskah 2026
Indonesia
'Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga' Jadi Tema Natal 2025 Gereja Katolik, Refleksi di Tengah Tekanan Sosial dan Ekonomi
Perayaan Natal dinilai perlu dibaca sebagai seruan untuk memperkuat daya tahan keluarga.
Frengky Aruan - Selasa, 23 Desember 2025
'Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga' Jadi Tema Natal 2025 Gereja Katolik, Refleksi di Tengah Tekanan Sosial dan Ekonomi
Bagikan