Ini Pesan Megawati yang Dituliskan di Research Center Al Bukhari Uzbekistan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 21 September 2024
Ini Pesan Megawati yang Dituliskan di Research Center Al Bukhari Uzbekistan

Megawati.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Usai berziarah ke makam Imam Al Bukhari, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berkunjung ke Imam Bukhari International Scientific Research Center, Samarkand, Uzbekistan, Jumat (20/9).

Dalam kunjungannya itu, Megawati mendengarkan paparan penerjemah Maksud Khosimov dan Wakil Direktur Pusat Penelitian Internasional Imam Bukhari, Otabek Mukhammadiev.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu turut menuliskan pesan dan harapannya untuk masa depan di museum tersebut. Ia terlihat berkeliling melihat koleksi museum ini. Ada beragam catatan dari hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari di Museum ini.

Museum ini juga menggambarkan jalur perjalanan Imam Bukhari di masa lalu terkait hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Dari sebuah gambar, Bukhari, yang lahir pada 810, menempuh perjalanan ke kawasan Arab di mana Nabi Muhammad menyebarkan Islam.

Baca juga:

Megawati Berdoa dan Menangis di Makam Imam Al Bukhari

Selain catatan dari hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari, ada juga sejumlah benda seperti alat tulis dan peralatan lain yang ditampilkan di museum ini.

Megawati pun menyampaikan terima kasihnya atas sambutan dan keramahan yang diberikan pengelola museum terhadap dirinya. Megawati kemudian menuliskan pesan khusus di buku yang telah disiapkan.

Berikut pesan yang ditulis langsung Megawati:

Jumat, 20 September 2024

Ass,

Dari kecil saya sudah mengenal Imam Bukhari karena ayah saya Presiden I Republik INDONESIA yg oleh rakyat Indonesia disebut Bung KARNO

Bagi saya beliau seorang manusia yang luar biasa membuka tabir pengetahuan Islam dalam bunyi-bunyi yangg ada di hadist (petunjuk dari Nabi Muhammad SAW). LUAR BIASA sekali untuk membuat manusia-manusia secara islami tidak hanya melantunkan "suara" Al Quran tapi melaksanakan dengan hadist Nabi Muhammad SAW.

Semoga di masa depan seluruh manusia di dunia bisa bersatu secara lahir batin

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

MERDEKA, MERDEKA, MERDEKA

Presiden ke-V Republik Indonesia.

Megawati pun membumbuhi pesan itu dengan tandatangannya. Sambil bercanda, Megawati meminta penerjemah Maksud Khosimov menjelaskan tulisannya itu kepada Wak(pon)il Direktur Pusat Penelitian Internasional Imam Bukhari, Otabek Mukhammadiev. (pon)

#Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan