Reaksi Sandiaga Soal Aksi Brutal Geng Motor di Kemang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 05 Maret 2018
Reaksi Sandiaga Soal Aksi Brutal Geng Motor di Kemang

Sandiaga Uno bersama Sudirman Said dalam Kampanye Pilgub Jateng di Semarang (Foto: Twitter @sandiuno)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Merahputih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyarakat berperan aktif melaporkan kepada aparat penegak hukum bila menemukan oknum geng motor yang mencurigakan.
Hal itu disampaikan Sandiaga menanggapi aksi rombongan diduga geng motor yang melakukan pengrusakan dan menyerang warga di pinggir jalan yang terjadi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (5/2) 01.15 WIB dini hari.
"Masyarakat kita minta untuk selalu memberikan laporan kepada kita untuk memastikan bahwa terantisipasi kegiatan yang sangat-sangat mengganggu ketertiban masyarakat seperti itu," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (5/2).
Menurut dia, tindakan tersebut menjadi ancaman serius di masyarakat. Lanjut Sandiaga, pihaknya tidak mentolerir dengan tindakan yang dilakukan oleh beberapa oknum diduga geng motor tersebut.
"Nah ini juga sudah menjadi fenomena ya, ancaman, buat ketertiban dan keamanan, kami tegas, kita tidak akan pernah mentolerir adanya kegiatan yang mengganggu ketertiban masyarakat," jelasnya.
Lebih jauh, Politisi Partai Gerindra ini menegaskan pemprov DKI akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberantas geng motor di Jakarta.
"Jadi kita akan bekerja sama dengan aparat kepolisisan (dalam berantas geng motor di Jakarta)," pungkasnya
Seperti diketahui, puluhan diduga anggota geng motor mengamuk dengan merudak kendaraan dan menyerang orang yang nongkrong dipinggir jalan.Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.15, Senin (5/3) dini hari. (Asp)
#Sandiaga Uno #Geng Motor #Jakarta Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Indonesia
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Kebakaran rumah di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin dini hari, menewaskan 4 orang dan melukai 1 orang.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Sekolah merupakan ruang belajar yang harus bebas dari segala bentuk ancaman.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Indonesia
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Indonesia
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Pihak sekolah menghormati proses hukum yang berjalan setelah temuan itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Bagikan