Ini Ciri Khas Mandau Masyarakat Dayak Kalimantan

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 23 Februari 2016
Ini Ciri Khas Mandau Masyarakat Dayak Kalimantan

Mandau, Senjata Khas Suku Dayak Kalimantan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya- Mandau merupakan benda yang sangat disakralkan masyarakat dayak kalimantan. setiap acara adat dayak mesti dilengkapi mandau. Pasalnya, bagi masyarakat dayak, mandau memiliki karakteristik yang bersumber dari harmonisasi alam dengan masyarakat dayak. Dari sumber itulah kekuatan mistik mandau muncul.

Masyarakat dayak meyakini leluhur mereka pada umumnya sangat tergantung pada alam. Sehingga alam dinilai bukan saja sebagai tempat tinggal, lebih dari pada itu, alam bagi mereka adalah ibu.

Dari alam pula mandau divisualisasikan menjadi sebuah benda yang akrab dengan kehidupan suku dayak kalimantan.

Nah, Untuk mengenal ciri khas benda yang satu ini, merahputih.com, mencoba mengulas secara umum bagian-bagian dari senjata warisan nenek moyang suku dayak kalimantan.

Masyarakat indonesia pada umumnya mengenal senjata ini dengan sebutan Mandau. Namun, bagi masyarakat dayak sebutan untuk benda ini bisa bermacam-macam. Ada enam rumpun suku dayak dengan penyebutan yang berbeda-beda.

Disebut Dongt bagi suku dayak tanjung, Ekeq dayak benoaq, Edog/Baliuu bagi dayak Bahau, Loboq bagi dayak tanjung dan Benoaq.

Adapun ciri mandau dapat dilihat dari tiga bagian pokok yaitu: Isin/Loneng, Pulang/Hulu, dan Sarukng.

Isin/Loneng selalu dibuat dari logam campuran (besiq purunt) dan diolah dengan tempaan seorang pandai besi. Biasanya mandau dibuat dari biji besi dengan panjang ideal sekira 50 cm, lebar pangkal 2 cm dan lebar ujung sekira 5 cm dengan berat 335 gram. Isin/loneng terdiri dari dua sisi utama, bagian punggung yang tumpul dan bagian bawah yang sangat tajam. Isin semakin ke ujung akan semakin lebar dan pada pangkalnya dipasangi Pulang (ukiran indah).

Permukaan Isin dihias mantaq yaitu lubang-lubang yang diisi dengan berbagai jenis logam, seperti kuningan, tembaga, emas dan perak. Mandau juga selalu dilengkapi dengan Langgei Puai atau isaau ( anak mandau).

Bagian kedua yang menjadi khasnya adalah Pulang/Hulu. Pada umumnya pulang dibuat dari tanduk rusa atau tanduk kerbau, namun dijumpai juga yang terbuat dari jenis kayu pilihan. Ciri unik Pulang menyerupai bentuk paruh burung atau bentuk kepala naga. Pada pangkalnya dihiasi ukiran motif dayak sesuai dengan suku pemiliknya. Pada ujung pulang atau hulu mandau yang menyatu dengan pangkal mandau dihiasi cincin yang sibut kamang/sopak. Pulang juga dihiasi rambut manusia yang disebut takan.

Dan bagian ketiga adalah sarukng yang berfungsi untuk melindungi bilah dan mempermudah untuk dibawa. Sarukng atau Kumpang terbuat dari bahan kayu, dihias dengan ukiran. Kumpang dihiasi dengan anyaman rotan yang disebut tempuser undang atau pusat belanak. Selain itu, pada kumpang terikat pula semacam kantong yang tebuat dari kulit kayu atau pelepah pinang sebagai sarukng anak mandau. (fdi)

BACA JUGA:

  1. Pesona Danau Labuan Cermin di Kalimantan Timur
  2. Warga Eks-Gafatar Mengaku Betah di Kalimantan
  3. PT Chevron Putus Kontrak Blok EAST Kalimantan
  4. Barito Putera Dirikan Sekolah Olahraga di 13 Lokasi se-Kalimantan Selatan
  5. Derby Kalimantan Timur Diharapkan Terjadi di Final Piala Sudirman
#Senjata Tradisional #Mandau #Suku Dayak #Kalimantan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
Derita Ganda Warga Kalimantan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Dua pekan lebih anak Nana menderita ISPA. dirinya dan suami yang mengalami batuk parah akibat asap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Derita Ganda Warga Kalimantan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
Kerugian Kebakaran Hutan di Raja Ampat Capai Rp 200,4 Miliar
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat, total luasan hutan dan lahan yang habis terbakar mencapai 1.254,26 hektare.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Kerugian Kebakaran Hutan di Raja Ampat Capai Rp 200,4 Miliar
Indonesia
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Berdasarkan laporan Kepala BNPB, masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman di enam provinsi terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Indonesia
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Tiga helikopter CH-47 Chinook tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara (water bombing).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Sejauh ini ada 200 laporan polisi (LP) terkait dengan karhutla, delapan di antaranya merupakan LP yang melibatkan korporasi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan