Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional

Dokumentasi. Petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan. ANTARA/Rendhik Andika.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tokoh-tokoh senior dan pemuka moral yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan status Bencana Nasional terhadap musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian masif melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Gerakan etis non-partisan yang diinisiasi istri Presiden ke-4 RI Nyai Sinta Nuriyah Wahid, K.H. Mustofa Bisri (Gus Mus), Romo Franz Magnis Suseno, Prof. M. Quraish Shihab, hingga Ignatius Kardinal Suharyo itu menilai pemenuhan hak-hak dasar warga terdampak harus segera dijamin oleh negara melalui payung hukum yang tegas.

Baca juga:

Lewat Fotografi dan Karya Visual, Seniman Sumatra Kritik Karhutla

Pemenuhan Hak Dasar Warga Korban Bencana Karhutla

GNB menyatakan penetapan status Bencana Nasional merujuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dinilai akan membuat langkah penanganan karhutla menjadi jauh lebih fokus, terintegrasi, serta mempercepat pemenuhan layanan kesehatan gratis bagi kelompok rentan.

Koalisi tokoh senior bangsa itu secara khusus juga menyoroti perlunya penegakan hukum yang transparan dan tidak tebang pilih terhadap korporasi besar pembakar lahan, sembari mendesak pemerintah berhenti menyalahkan faktor alam atas bencana yang berulang kali terjadi.

Negara harus segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai Bencana Nasional sesuai UU No. 24 Tahun 2007, sehingga hak-hak dasar warga negara terdampak terutama perempuan dan anak bisa cepat terpenuhi,

Gerakan Nurani Bangsa, dalam rilis resminya, dikutip Rabu (14/10).

Baca juga:

DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla

Di samping penegakan hukum, GNB mendorong pemerintah pusat untuk membuka akses bagi negara sahabat dan lembaga internasional yang ingin membantu, sekaligus menjaga hubungan diplomasi dengan negara-negara tetangga yang ikut terdampak paparan asap.

"Pemerintah Pusat dan Daerah harus segera memperbaiki komunikasi publiknya dan berhenti menyalahkan faktor alam, karena semua kebakaran hutan selalu diawali oleh pembukaan lahan perkebunan," tandas GNB.

Ichalago
Ichalago Chaniago tampilkan fotografi untuk medium seni pengingat Karhutla. (foto: Ichalago Chaniago)

Alasan Pemerintah Belum Mau Tetapkan Status Bencana Nasional

Berdasarkan laporan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai rapat bersama Presiden Prabowo, tercatat seluas 639,23 hektare lahan masih membara di enam provinsi.

Titik fokus utama pemadaman Karhulta kini berada di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, termasuk ditemukannya titik api baru seluas 513,89 hektare di Taman Nasional Tanjung Puting.

Sementara itu, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan negara belum mau menetapkan status Bencana Nasional karena pemerintah masih mampu mengatasi karhutla.

"Belum, belum. Masih mampu kita mengatasi," kata Dudung usai rapat yang sama di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10). (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Bencana Nasional #Kalimantan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Gubernur, bupati, kepolisian daerah, dan jajaran TNI di wilayah terdampak untuk meningkatkan sinergi dalam upaya pemadaman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Indonesia
Kerugian Kebakaran Hutan di Raja Ampat Capai Rp 200,4 Miliar
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat, total luasan hutan dan lahan yang habis terbakar mencapai 1.254,26 hektare.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Kerugian Kebakaran Hutan di Raja Ampat Capai Rp 200,4 Miliar
Indonesia
Kemenhub Ungkap Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Wings Air Paling Banyak Pembatalan
Sebanyak 226 penerbangan Wings Air dibatalkan selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026 akibat gangguan operasional yang dipicu kabut asap.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Kemenhub Ungkap Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Wings Air Paling Banyak Pembatalan
Lifestyle
Lewat Fotografi dan Karya Visual, Seniman Sumatra Kritik Karhutla
Melalui rangkaian foto yang dibagikan di akun Instagram pribadinya, @ichalago, ia mempertemukan identitas budaya dengan lanskap hutan yang hangus terbakar.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Lewat Fotografi dan Karya Visual, Seniman Sumatra Kritik Karhutla
Indonesia
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Karhutla dan kabut asap berdampak pada 1.673 penerbangan domestik. Simak daftar 6 bandara terdampak dan penjelasan Kemenhub soal hak penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Indonesia
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Berdasarkan laporan Kepala BNPB, masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman di enam provinsi terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Dunia
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Singapura mulai memberikan subsidi biaya perawatan medis akibat kabut asap.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Indonesia
Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting mendapatkan perhatian khusus oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat taman nasional itu merupakan pusat konservasi dan rehabilitasi orangutan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Bagikan