Wisata

Ini Alasan Mengapa Ada Pembatasan Cairan yang Boleh Dibawa Ke Pesawat

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 29 Oktober 2018
Ini Alasan Mengapa Ada Pembatasan Cairan yang Boleh Dibawa Ke Pesawat

Perlu Diketahui aturan pembatasan cairan yang boleh dibawa ke pesawat (Foto: Pixabay/publicdomainpictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNGKIN banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa banyak sekali pemeriksaan pada barang bawaan kita?

Salah satu yang biasanya tak diperbolehkan ialah cairan. Mungkin terdengar sedikit aneh atau membuat orang-orang enggak 'ngeh' terhadap pemeriksaan cairan tersebut.

Rupaya hal itu aja sejarahnya loh guys. Berawal pada bulan Desember tahun 2006 lalu, International Civil Aviation Organization mengeluarkan rekomendasi keamanan pada seluruh pengelola bandara untuk mewaspadai aksi terorisme yang menggunakan cairan sebagai sarana aksi terornya.

Cairan dicurigai dapat menjadi media/sarana aksi terorisme di pesawat terbang (Foto: Pixabay/maxsanna)

Semua bentuk cairan termasuk Liquid, Aerosol dan Gel atau yang disingkat LAG, dicurigai dapat menjadi sebuah bahan peledak.

Indonesia menetapkannya melalui peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara nomor :skep/43/iii/2007 tanggal 6 maret 2007 tentang penanganan cairan, aerosol dan gel (liquids, aerosols and gels) yang dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat udara pada penerbangan internasional

Adapun prosedur pembatasan penumpang udara yang dapat membawa cairan, aerosol serta gel ke dalam kabin pesawat udara sebagai barang bawaan untuk keperluan pribadi. Seperti minuman, perlengkapan kosmetik atau obat-obatan.

Saat packing menjelang bepergian dengan pesawat terbang, sebaiknya baca peraturan naik pesawat terbang terlebih dahulu (Foto: Pixabay/publicdomainpictures)

Untuk para penumpang yang membawa cairan, aerosol dan gel sendiri, harus memenuhi beberapa persyarrat sebagai berikut:

Aturan yang pertama yaitu kapasitas tempat cairan, aerosol dan gel maksimum 100 ml atau ukuran sejenisnya.

Kedua, wadah yang beriskan cairan tersebut dimasukan kedalam kantung plastik transparan ukuran 30x40cm yang telah disediakan oleh pihak pengelola bandara dan maskapai penerbangan. Kemudian kapasitas cairan, aerosol serta gel maksimum 1.000 ml atau 1 liter atau ukuran sejenisnya dan disegel ulang.

Aturan ketiga setiap calon penumpang pesawat udara hanya diizinkan membawa maksimum 1 kantong plastik transparan yang berisi cairan aerosol dan gel tersebut.

Cairan bisa dibawah ke pesawat terbang dengan syarat tertentu (foto: Pixabay/alexas_foto)

Tapi persyaratan cairan, aerosol dan gel itu tak berlaku untuk obat-obatan medis, makanan/minuman, susu bayi, makanan/minuman penumpang untuk program diet khusus.

Apabila calon penumpang pesawat membawa cairan, aerosol dan gel melebihi ketentuan dalam persyaratan kapasias tersebut. Maka cairan aerosol dan gel harus dimasukan kedalam bagasi dan tercatat (hold baggage) atau akan disita oleh petugas sekiriti bandara.

Pada para pelanggaran ketentuan penanganan cairan, aerosol dan gel yang dibawa oleh calon penumpang kedalam kabin pesawat yang diatur dalam peraturan ini, akan diberi sangsi sesuai ketentuan yang berlaku. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Ini yang Terjadi jika Main Gim di Ponsel Seminggu Nonstop

#Kabin Pesawat #Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Indonesia
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban usai lepas landas dari Jakarta. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Makassar.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Indonesia
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban di udara dan terpaksa melakukan manuver pendaratan dramatis. Cek kronologi lengkap dan nasib 156 penumpang di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Indonesia
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Satgas Damai Cartenz memastikan pilot PT AMA, Captain Nicholas F. Goselin, tewas akibat luka tembak di Yahukimo. Polisi juga mengungkap hasil visum dan identitas terduga pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Indonesia
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
DPR meminta pemerintah memperkuat perlindungan warga sipil setelah pilot Associated Mission Aviation (AMA) tewas dalam serangan di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
Bagikan