Ini Alasan Ketua DPRD Dukung Pemaparan Visi Misi Oleh Cawagub DKI

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 20 Februari 2020
 Ini Alasan Ketua DPRD Dukung Pemaparan Visi Misi Oleh Cawagub DKI

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk menggelar pemaparan visi misi bagi dua calon wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta.

Sejauh ini sudah ada dua nama cawagub DKI ditangan anggota Parlemen Kebon Sirih, keduanya ialah Ahmad Riza Patria yang diusung Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS.

Baca Juga:

Sebelum Rapat Paripurna Tatib Wagub, Anies Bersama Anggota DPRD Bermain Tiktok

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pemaparan visi misi perlu dilakukan untuk mengetahui kelayakan keduanya di depan forum rapat paripurna.

Ketua DPRD DKI Jakarta dukung pemaparan visi misi Cawagub DKI
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (MP/Asropih)

"Dalam rapat Paripurna nanti diminta visi misi untuk melihat yang mana yang menguasai Jakarta," kata Prasetyo di Jakarta, Kamis (20/2).

Pemaparan visi misi itu, dikatakan Prasetyo akan diatur lebih lanjut secara teknis oleh panitia pemilih (Panlih). Itu pun akan dilakukan setelah Panlih memverifikasi persyaratan dari kedua kandidat.

Adapun Panlih itu akan terdiri perwakilan dari sembilan fraksi yang ada di DPRD DKI Jakarta.

"Kita sudah membuat surat, meminta satu nama dari satu fraksi untuk jadi anggota Panlih sesuai dengan Tatib yang kemarin di selesaikan di Rapimgab (rapat pimpinan gabungan), nah setelah itu nama tersebut di SK kan," tuturnya.

Politikus PDI Perjuangan menegaskan nantinya Ketua Panlih tidak boleh berasal dari kedua Partai calon kandidat, ataupun dari PDI Perjuangan agar fair.

"Ketua Panlih pastinya bukan dari Gerindra dan bukan dari PKS, ataupun PDI Perjuangan, karena saya ketua, maka harus diserahkan ke fraksi lain," jelasnya.

Baca Juga:

Akhirnya, DPRD Gelar Rapat Pengesahan Tatib dan Bentuk Panlih Wagub DKI

Sementara mekanisme pemilihan cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno dilakukan dengan voting secara tertutup.

"Teknisnya rapat dibuka dulu oleh saya, lalu diserahkan oleh ketua Panlih untuk meminta pemaparan visi misi, selanjutnya saya menerima laporan bahwa semua sudah selesai, saya setujui dan mulai voting tertutup, barulah diumumkan siapa pemenangnya," pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

DPRD DKI Sepakat Pemilihan Wagub Dilakukan Cara Voting Tertutup

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #Partai Gerindra #Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Prasetyo Edi Marsudi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Bagikan