Ini Alasan Ijtima Ulama III Ogah Undang Kubu Jokowi-Ma'ruf
Penggagas Ijtima Ulama III, Bachtiar Nasir. (MP/Kanugrahan)
MerahPutih.com - Tokoh Persaudaraan Alumni 212, Yusuf Martak membeberkan alasan kenapa tak mengundang pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di Ijtima Ulama III.
Salah satu alasannya karena alasannya, kata Yusuf, karena paslon nol satu itu bukan 'kubu' mereka. Menurut Martak, ijtima bukan ajang untuk mengadili. Ijtima tidak punya otoritas untuk mengundang TKN.
"Belum tentu diundang pun datang, diundang pun belum tentu ada perlunya. Justru ijtima ini karena dari awal ijtima pertama dan kedua merekomendasikan Prabowo Subianto. Itu nggak ada kaitannya dengan TKN, nanti TKN berhadapan dengan KPU, dan BPN," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/5).
Martak melanjutkan, pihaknya mendesak agar Badan Pemenangan Prabowo-Sandi segera tabayyun ke KPU.
"Yang terdaftar di KPU itu BPN, BPN lah yang bisa tabayyun. Maka maka itulah tadi maka kita sampaikan melalui saluran hukum. Bukan hukum nanti di MK, Kalo di MK ya itu sudah final," sebut Martak.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya pun bakal ikut mengawal di BPN agar jalankan rekomendasi ini.
"Dari situ barulah temuan kecurangan dan sebagainya yang akan dibawa BPN ke KPU," imbuh Martak.
Terkait adanya wacana rekonsiliasi, Martak menilai Prabowo-Sandi harus fokus agar menang terlebih dahulu.
"Bagaimana yang kita tuntut adalah kemenangan yg dikhianati dan dicurangi gitu. Karena ini aspirasi dari masyarakat, mereka semua menuntut haknya sekadang," pungkasnya. (Knu)
Baca Juga: Ijtima Ulama III Keluarkan 5 Keputusan tentang Pemilu 2019
Bagikan
Berita Terkait
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan