Ijtima Ulama III Keluarkan 5 Keputusan tentang Pemilu 2019
Penggagas Ijtima Ulama III, Bachtiar Nasir. (MP/Kanugrahan)
MerahPutih.com - Ijtima ulama dan tokoh nasional 3 tentang sikap dan rekomendasi terhadap Pemilu soal kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses pemilu 2019 memiliki 5 keputusan.
Ketua Panitia Ijtima Ulama III, Slamet Maarif membacakan kelima keputusan yang dikelurakan. Berikut 5 keputusan Ijtimak Ulama III;
1. Menyimpulkan bahwa telah terhadi berbagai kecurangan dan kejahatan bersifat terstruktur sistematis dan massif dalam proses penyelenggaraan pemilu 2019.
2. Mendorong dan meminta kepada Badan pemenangan nasional Prabowo - Sandi untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal prosedural tentang terjadinya kecurangan dan kejahatan yang terstuktur sistematis dan massif dalam proses pemilihan Presiden 2019.
3. Mendesak Bawaslu dan KPU untuk memutuskan membatalkan atau mediskualifikasi paslon capres cawapres 01.
4. Mengajak umat dan seluruh anak bangsa untuk mengawal dan mendampingi perjuangan penegakan hukum dengan cara syari dan legal konstitusional dalam melawan kecurangan dan kejahatan serta ketidakadilan termasuk perjuangan pembatalan/diskualifikasi paslon capres cawapres 01 yang ikut melakukan kecurangan dan kejagatan dalam Pilpres 2019.
5. Memutuskan bahwa perjuangan melawan kecurangan dan kejahatan serta ke tidakadilan adalah bentuk amar Ma'ruf dan nahi mungkar konstitusional dan sah secara hukum dengan menjaga keutuhan negara Republik Indonesia dan kedaulatan rakyat.
Saat membacakan hasil kesimpulan ijtimak, Ketua OC ijtimak Slamet Maarif mengatakan Prabowo selaku capres yang didukung ijtimak ikut megawal pengambilan keputusan.
"Alhamdulillah ijtimak ulama III ditutup setelah sambutan capres 02, Haji Prabowo Subianto untuk peserta ijtimak, dan alhamdulillah ada 3 pandangan sesi yang tadi berjalan di ijtimak ulama, perlu diketahui juga, ketika pengambilan keputusan ini disaksikan oleh BPN dan Prabowo Subianto," kata Slamet. (Knu)
Baca Juga: Ijtima Ulama III Akan Hadirkan Ahli IT dan Pakar Pidana untuk Usut Kecurangan Pemilu
Bagikan
Berita Terkait
Airlangga Tegaskan Golkar Saat Ini Sangat Solid Dibanding Pemilu 2019
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Rencana Pertemuan AHY-Puan Angin Segar Bagi Politik Tanah Air
Ditanya Prabowo Jadi Cawapres Ganjar, Jokowi Jawab Nanti Siang Ketemu
Gugatannya Picu Kontroversi, Partai Prima Bantah Minta Pemilu Ditunda