Kesehatan

Tingkatkan Penglihatan saat Usia di Atas 50, ini Tipsnya

annehsannehs - Rabu, 10 Juni 2020
Tingkatkan Penglihatan saat Usia di Atas 50, ini Tipsnya

Perbaiki penglihatanmu dengan cara ini. (Foto: LinkedIn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA kisaran usia 40 sampai 50, umumnya orang mulai merasakan penglihatan yang memburuk, terutama ketika membaca atau bekerja di depan komputer. Ketika pencahayaan redup, membaca koran atau menu restoran juga sudah mulai terasa berbayang.

Jika itu terjadi padamu, jangan takut. Hal tersebut tergolong sebagai perubahan yang normal terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Dilansir Versant Health, berikut merupakan 4 cara alami meningkatkan penglihatan untuk usia di atas 50.

Baca juga:

Jangan Lakukan Kekerasan Pada Anak Saat Stres Akibat Pandemi

1. Konsumsi makanan yang tepat

Makan wortel mampu meningkatkan kesehatan mata. (Foto: Kentucky Eye Institute)
Makan wortel mampu meningkatkan kesehatan mata. (Foto: Kentucky Eye Institute)

Wortel menjadi makanan yang sangat baik untuk penglihatan karena mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Dilansir dari Versant Health, beberapa kandungan seperti vitamin C, E, zat besi, dan zinc juga mampu meningkatkan kualitas penglihatan.

Ikan juga bagus untuk kesehatan mata, terutama makarel, salmon liar, dan kod yang kaya akan DHA.

2. Istirahatkan matamu sejenak

Menutup mata sejenak bisa banyak membantu. (Foto: PCMag)
Menutup mata sejenak bisa banyak membantu. (Foto: PCMag)

Menutup mata sejenak bisa membantu menghilangkan kelelahan mata. Kamu bisa mengedipkan mata setiap jam ketika sedang letih bekerja ketika berhadapan dengan layar biru atau saat sedang membaca.

Baca juga:

Bryce Dallas Howard Rekomendasikan Film Anti Rasialisme Selain The Help

3. Hindari merokok

Merokok bisa mengurangi antioksidan yang baik untuk mata. (Foto: Time)
Merokok bisa mengurangi antioksidan yang baik untuk mata. (Foto: Time)

Selain tidak sehat untuk tubuh, merokok juga bisa berkontribusi pada kebutaan. Merkokok bisa meningkatkan kecenderungan katarak dan Age-related Macular Degeneration (AMD). Ini disebabkan karena merokok bisa mengurangi antikosidan yang bermanfaat bagi mata.

4. Tidur yang cukup

Tidur sangat baik untuk kesehatan. (Foto: Healthline)
Tidur sangat baik untuk kesehatan. (Foto: Healthline)

Tidur yang berkualitas bisa membantu menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan mata. Jika tubuhmu mendapatkan cukup istirahat, matamu juga akan terasa lebih segar. Menghentikan aktivitas sejenak untuk beristirahat juga bisa membantu meredakan kelelahan matamu. (shn)

Baca juga:

Belum Diupah, Eks Manajer Paul Walker Layangkan Gugatan

#Kesehatan #Kesehatan Mata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan