Ingat, Tempo Bercinta Lambat Dulu Baru Cepat
Ilustrasi meraih orgasme. (Foto: freepik/jcomp)
MerahPutih.com - Setelah menguasai sesi foreplay, kamu juga harus pandai saat mengeksekusi pasangan di atas ranjang atau pada penetrasi. Meski perasaan sedang menggebu-gebu, jangan langsung gaspol karena tempo bercinta memengaruhi seberapa besar peluang kamu meraih orgasme.
Kecepatan adalah faktor paling penting dalam menjalankan penetrasi. Kamu perlu mengetahui kapan harus melambat dan kapan harus menambah kecepatan agar seks makin panas.
Dilansir Askmen, cobalah memulai penetrasi dengan tempo lambat. Apalagi saat ingin membenamkan Mr.P ke dalam Miss V, lakukan dengan pelan-pelan agar memberikan kenyamanan untuknya.
Kemudian, saat napas pasangan menjadi lebih berat, mulailah menambah kecepatan, perdalam juga dorongan penetrasi. Pertahankan tempo cepat, dan apabila kamu merasa akan 'kalah' tidak ada salahnya untuk mengurangi kecepatan. Kuncinya komunikasikan dengan pasangan mengenai ketahanan kamu agar sama-sama senang.
Baca juga:
Jangan lupa untuk menanyakan kepadanya tempo seperti apa yang ia inginkan. Kamu bisa mengatur tempo penetrasi berdasarkan arahannya pula. Perempuan dapat mengetahui saat di titik mana ia akan mencapai orgasme. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo