Industri Crumb Rubber Terbuka 100 Persen untuk Asing
Menko Perekonomian Darmin Nasution (ketiga kiri) saat pemaparan Paket Kebijakan IX di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (27/1). (Foto Setkab.go.id)
MerahPutih Bisnis - Pemerintah telah menyusun revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) terkait bidang usaha tertentu. Berdasarkan revisi tersebut industri karet remah atau crumb rubber Indonesia terbuka 100 persen untuk investasi asing.
"Kami membuka siapa pun untuk melakukan investasi, asing maupun dalam negeri untuk industri crumb rubber, agar serapannya lebih tinggi," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Selasa (16/2) seperti dikutip dari Antara News.
Pasalnya, pasokan karet yang melimpah belum mampu diserap oleh industri crumb rubber yang ada di dalam negeri.
Menurut Saleh, pasokan karet mentah mencapai 3 juta ton per tahun, sementara serapannya baru mencapai 700 ribu ton per tahun.
Penyerapan yang minim membuat harga karet merosot, hingga petani karet enggan menanam kembali karet, yang membuat pasokan karet mentah menjadi sulit.
"Beberapa perusahaan menjadi kesulitan mendapat bahan baku karet," ujar Saleh.
Untuk itu, Saleh menyampaikan, industri crumb rubber lebih terbuka untuk investor dalam maupun luar negeri, agar penyerapan terhadap produksi karet lebih terdongkrak.
Sehingga, lanjutnya, petani kembali menanam dan menyadap karet untuk memenuhi kebutuhan industri crumb rubber nasional.
"Kami ingin petani karet lebih sejahtera. Karena selama ini mereka berhenti menyadap. Jadi, jangan hanya karena kepentingan segelintir pengusaha saja," ujar Saleh.
BACA JUGA:
- Perusahaan Amerika Investasikan Rp5,2 Triliun di Indonesia
- Apindo Minta Investasi Asing di Bisnis Restoran Minimal US$10 Juta
- BKPM Kawal Investasi di Luar Jawa
- Realisasi Investasi Asing Ditargetkan Rp386 Triliun
- Proporsi Rencana Investasi PMA Diproyesikan Rp1.087 Triliun
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi