Teknologi

Industri 4.0 di Depan Mata, Jangan Ketinggalan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 18 Oktober 2018
Industri 4.0 di Depan Mata, Jangan Ketinggalan

Tengah terjadi revolusi dari analog menjadi digital. (Foto: Pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini dunia menyambut datangnya industri 4.0. Industri 4.0 adalah sebuah revolusi dari analog menjadi digital. Revolusi tersebut membuat generasi milenial yang lahir dan tumbuh seiring dengan perkembangan teknologi lekat dengan dunia digital.

Berbagai kemudahan ditawarkan teknologi di era digital. Kita begitu terlena dengan kemudahan yang ada hingga tak menyadari teknologi juga menjadi ancaman bagi perekonomian dunia. World Economic Forum menyebutkan 7,1 juta pekerjaan akan lenyap karena digantikan oleh tenaga mesin. Beberapa profesi tersebut akan beralih ke pekerjaan berbasis teknologi.

Beberapa pekerjaan yang biasa dilakukan oleh manusia pun kini telah dilakukan oleh mesin misalnya penjaga tol, pemeriksa tiket, dan lain-lain. Akibatnya, orang-orang yang bekerja di ranah tersebut terpaksa dirumahkan. Jika sudah demikian, kita tak bisa menyalahkan perusahaan atau pemerintah terkait.

industri 4.0
Generasi milenials mendorong terjadinya revolusi industri 4.0. (Foto: Pexels/rawpixels.com)

Kita harus terpacu untuk mengembangkan kreativitas supaya bisa bersaing. Cara paling mudah untuk tetap menggerakkan perekonomian di era digital adalah dengan menjual produk-produk secara online. Bagi mereka yang bergerak di skala mikro produk-produk dijual secara mandiri di sosial media. Sementara para penggerak ekonomi berskala makro berani untuk mendirikan perusahaan start up.

Meskipun dunia digital menawarkan transaksi jual beli online secara mudah, kita tak bisa sembarangan. Diperlukan perencanaan dan perhitungan yang matang. Jika tidak, bisnis yang kita kembangkan akan berakhir sia-sia. Kita harus terus mencari tahu seluk beluk dunia start up. Salah satunya dengan mengikuti event-event seputar bisnis secara daring seperti e2eCommerce.

industri 4.0
Perlunya pengetahuan dan teknologi untuk tidak tertinggal. (Foto: Pixabay/geralt)

“Acara ini menampilkan bisnis model yang tak terbayangkan sebelumnya,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, Soegiharto Santoso. Misalnya adalah ojek. Dulu profesi ojek dipandang sebelah mata. Munculnya platform khusus ojek membuat ojek tampil sebagai sesuatu yang berbeda. Cakupannya pun tak hanya seputar antar jemput penumpang tetapi juga antar jemput barang, belanja kebutuhan sehari-hari hingga membeli makanan.

Selain menampilkan model bisnis yang baru, acara yang diselenggarakan selama dua hari yakni Rabu (17/10) dan Kamis (18/10) di Balai Kartini tersebut juga menyediakan seluruh solusi transaksi online mulai dari sistem payment, logistik, dan lain-lain. Acara tersebut juga mengedukasi pebisnis pemula untuk berani mengambil risiko untuk mendapatkan hasil yang besar. “Banyak orang yang sayang mengeluarkan uang lebih untuk membeli alat canggih. Padahal alat tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksinya. Di sini kita bersama-sama membuka wawasan baru untuk mereka,” jelas Soegiharto.

Tak hanya itu, e2ecommerce juga mempertemukan para pebisnis dan mengajak mereka untuk bahu membahu mengembangkan bisnisnya. Banyak pengusaha yang berpikir bahwa pebisnis lain adalah pesaingnya. Acara tersebut menjadi ajang bagi mereka untuk saling bekerjasama demi meningkatnya bisnis yang dijalani. “Para pengusaha Indonesia bisa membeli sebuah alat canggih yang bisa dipakai bersama-sama. Jangan anggap bangsa sendiri sebagai musuh. Pesaing kita itu justru dari luar,” jelas Soegiharto. (avia)

#Digital
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Perbanyak Talenta AI, Wujudkan Indonesia Emas 2024
Pemerintah, menjadikan upaya pengembangan talenta digital sebagai prioritas dalam pelaksanaan transformasi digital nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Pemerintah Perbanyak Talenta AI, Wujudkan Indonesia Emas 2024
Indonesia
Wacana Baru dari Komdigi: Nomor HP Jadi Syarat Registrasi Akun Medsos
Aturan mewajibkan setiap pengguna media sosial (medsos) mencantumkan nomor telepon seluler saat registrasi akun.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Wacana Baru dari Komdigi: Nomor HP Jadi Syarat Registrasi Akun Medsos
Berita Foto
Salesforce Hadirkan Agentforce World Tour di Jakarta, Percepat Transformasi Digital Berbasis AI
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Silmy Karim memberikan sambutan dalam Agentforce World Tour Jakarta 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 April 2026
Salesforce Hadirkan Agentforce World Tour di Jakarta, Percepat Transformasi Digital Berbasis AI
Indonesia
Kekerasan Seksual Secara Online Makin Meningkat, Platform Digital Bakal makin Diawasi
Tingginya laporan kasus kekerasan seksual online belum mencerminkan kondisi sebenarnya karena masih banyak kasus yang tidak dilaporkan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Kekerasan Seksual Secara Online Makin Meningkat, Platform Digital Bakal makin Diawasi
Indonesia
PP Tunas Berlaku, Pemerintah Pantau 6 Indikator Kesehatan Mental Anak Efek Larangan Medsos
Indikator yang diamati meliputi prevalensi gejala depresi/ansietas, kualitas tidur, waktu layar harian, insiden cyberbullying, akses layanan kesehatan mental, dan indikator kesejahteraan keluarga
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 Maret 2026
PP Tunas Berlaku, Pemerintah Pantau 6 Indikator Kesehatan Mental Anak Efek Larangan Medsos
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Diharapkan dengan regulatory framework ini kita akan bisa menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi inovasi AI di sektor telekomunikasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
 Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Lainnya
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Lifestyle
Pintu-Blockvest Bongkar Kunci Sukses Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi Jutawan Lewat AI dan Blockchain
Kombinasi AI dan blockchain membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkreasi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Pintu-Blockvest Bongkar Kunci Sukses Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi Jutawan Lewat AI dan Blockchain
Lifestyle
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Tokenisasi saham menjadi primadona baru
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Tokenisasi Saham xStocks Tiba-Tiba Jadi Primadona Investor Kripto Indonesia Buntut Kompetisi Trading Pintu 2025
Bagikan