Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi

Warga di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024). ANTARA/Syaiful Hakim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia dikliam masih relatif jauh dari ambang untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap), dengan skor probabilitas sebesar 0,44 dibandingkan ambang 0,6 dalam kajian ADBI.

CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang Brodjonegoro memaparkan, hasil analisis berbasis machine learning yang mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kemampuan suatu negara mencapai status berpendapatan tinggi. Analisis tersebut membandingkan dua model machine learning, yakni XGBoost dan Elastic Net.

Hasil kedua model menunjukkan bahwa transformasi struktural, kualitas institusi, dan kelayakan politik merupakan tiga pilar dengan kontribusi terbesar terhadap kekuatan prediktif kemampuan suatu negara keluar dari MIT. Ketiga pilar tersebut menyumbang lebih dari 73 persen kekuatan prediktif dalam model.

Selain ketiga pilar tersebut, analisis ADBI juga mencakup modal manusia (human capital), inovasi (innovation), kapasitas fiskal (fiscal capacity), dan kapasitas negara (state capacity).

Baca juga:

Ciri-ciri Negara yang Mengalami 'Middle Income Trap', Apa Saja?

Sayangnya bagi Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, serta Kamboja, Myanmar, India, dan negara-negara lainnya, masih menghadapi tantangan karena probabilitas keluar dari middle income trap masih relatif jauh dari ambang batas,

kata Bambang.

Bambang mengatakan skor Indonesia sebesar 0,44 masih berada di bawah sejumlah negara Asia lainnya. Thailand mencatat skor 0,56, sedangkan Vietnam mencapai 0,50.

Jadi, saya dapat mengatakan bahwa negara-negara tersebut berada dalam posisi borderline. Ada kemungkinan untuk keluar dari middle income trap, tetapi belum dapat dipastikan,

ucapnya.

Sementara itu, negara Asia lainnya seperti Jepang, Singapura, dan Korea Selatan mencatat skor probabilitas keluar dari middle income trap yang sangat tinggi, masing-masing sebesar 0,97, 0,95, dan 0,91, sebelum beralih menjadi negara berpendapatan tinggi.

Indonesia perlu memperkuat kemampuan domestik dan meningkatkan produktivitas untuk meningkatkan nilai tambah domestik sebagai bagian dari upaya keluar dari middle-income trap. Modal dasar Indonesia selama ini bertumpu pada sumber daya alam.

Indonesia juga perlu memperkuat basis sumber daya tersebut melalui pendalaman manufaktur, pengembangan pemasok domestik, penarikan investasi asing langsung (FDI) yang berorientasi pada teknologi, peningkatan keterampilan dan inovasi, serta partisipasi dalam integrasi rantai nilai regional.

Konsistensi kebijakan juga dinilai penting untuk mendukung transformasi struktural Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi,

katanya.

#Indonesia #Pendapatan Negara #Bambang Brodjonegoro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Konsistensi kebijakan juga dinilai penting untuk mendukung transformasi struktural Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Indonesia
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Indonesia memastikan pencalonkan diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dalam Sidang Luar Biasa ke-43 Majelis ICAO di Montreal, Kanada, 19–20 November 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Berita Foto
Kolaborasi Alita dan PLN Electricity Services Perkuat Inovasi Sektor Ketenagalistrikan
Penandatanganan kerjasama Alita dan PLN Electricity Services bidang engineering ketenagalistrikan di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Kolaborasi Alita dan PLN Electricity Services Perkuat Inovasi Sektor Ketenagalistrikan
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Olahraga
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mencetak sejarah sebagai wakil Indonesia pertama yang juara Taipei Open 2026. Mereka menundukkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai dua gim langsung.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Berita Foto
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji mendampingi Atlet Woodball Indonesia raih juara umum World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Berita Foto
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Aksi pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada laga melawan Kamboja dalam ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Bagikan