Indonesia Kirim Bantuan Logistik hingga Dokter Spesialis untuk Korban Gempa di Myanmar

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 01 April 2025
Indonesia Kirim Bantuan Logistik hingga Dokter Spesialis untuk Korban Gempa di Myanmar

Kepala BNPB Suharyanto. (Dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia melakukan misi kemanusiaan membantu korban gempa dahsyat Myanmar. Pemerintah Indonesia terkini mengirimkan dokter spesialis, tim keamanan hingga bantuan logistik.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan personel itu terdiri atas beberapa pihak dengan keahlian masing-masing.

"73 orang (yang berangkat) hari ini," kata Suharyanto kepada wartawan saat pelepasan tim bantuan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/4).

Bantuan dari pemerintah Indonesia bakal terus bertambah.

"Kemudian nanti hari Kamis tim kesehatannya sendiri sudah 135 sama tim delegasi,” jelas Suharyanto.

Adapun tim kesehatan yang diturunkan terdiri dari dokter umum hingga spesialis. Tujuannya adalah membantu para korban luka yang memerlukan penanganan segera.

Kemudian Kementerian Kesehatan menyiapkan satu tim Emergency Medical Team (EMT).

“Obat-obatan, baik dari pemerintah, dikumpulkan maupun dari swasta, dihimpun oleh Kementerian Kesehatan," ungkap dia.

Baca juga:

7 Hari Berkabung Nasional Pascagempa Dahsyat, Myanmar Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Bantuan dari Indonesia, kata Suharyanto, sudah dikirim sejak Senin (31/3) lalu. Tim pendahulu itu terdiri atas Basarnas gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Baznas.

Selanjutnya, logistik yang dikirimkan pada hari ini dimuat khusus menggunakan tiga pesawat. Logistik untuk bantuan korban dimuat dalam dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing.

Mengenai konflik yang terjadi di Myanmar, pemerintah telah mengumpulkan informasi di sejumlah tempat relatif aman untuk mengirim bantuan. Terlebih dari pemerintahan Myanmar juga menunggu bantuan dari luar negeri.

Tim dari Indonesia tidak mendarat di Yangon. Sebab letak Yangon dengan pusat bencana terpaut jauh dengan jarak tempuh 4-5 jam jalur darat, dengan kondisi saat ini setelah gempa dapat ditempuh 12 jam jalan darat.

Kementerian Luar Negeri menjalin komunikasi dengan Pemerintah Myanmar untuk memfasilitasi proses perizinan pengiriman bantuan. Diharapkan bantuan segera diterima para korban.

Baca juga:

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar, Sejumlah Bangunan Rusak

Sementara itu, Menko PMK Pratikno menyebutkan bahwa bantuan ini menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) dan distribusinya menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.

Bantuan dari Indonesia akan mendarat di Bandara Naypyidaw, Myanmar, dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan dan operasional di wilayah terdampak.

Sebelumnya, gempa magnitudo 7,7 melanda barat laut kota Sagaing di Myanmar tengah pada Jumat (28/3). Gempa menyebabkan kerusakan besar di sebagian besar wilayah negara itu. Hingga membuat 2 ribuan orang meninggal dunia.

Guncangan gempa juga mengakibatkan kerusakan dahsyat di Thailand. Gedung pencakar langit yang sedang dalam tahap konstruksi roboh di Thailand. (Knu)

#Gempa Myanmar #Gempa #BNPB
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
BMKG informasikan gempa ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Indonesia
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
BNPB juga terus melakukan validasi lahan dan penetapan zona aman
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Indonesia
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Jumlah korban bencana Sumatra menembus 1.189 orang. 195 ribu jiwa masih bertahan hidup di tenda pengungsian.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Indonesia
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca selama lima hari untuk meredam hujan ekstrem di Jakarta. BPBD mencatat banjir mulai berangsur surut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Indonesia
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Pusat gempa sendiri berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Indonesia
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak yang mulai kembali normal.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Luapan air menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Hu’u, Kilo, dan Pajo, dengan enam desa dilaporkan terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Indonesia
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Korban jiwa terbanyak ada di Aceh mencapai 543 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Indonesia
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Dana sebesar Rp 53 triliun - Rp 60 triliun tersebut dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Indonesia
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Hingga Selasa (6/1), data BNPB mencatat terdapat 1.178 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Bagikan