Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Indonesia dan Timor Leste Jalin Kerja Sama untuk Penanggulangan Terorisme

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 21 Juli 2022
Indonesia dan Timor Leste Jalin Kerja Sama untuk Penanggulangan Terorisme

Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Republik Demokratik Timor-Leste Jose Ramos-Horta berkunjung ke Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong terjalinnya kerja sama dengan pemerintah Timor Leste dalam upaya pencegahan terorisme di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga:

Indonesia dan Timor Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

"Pertemuan ini untuk mendorong kerja sama penanggulangan terorisme di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara," kata Kepala BNPT Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar dikutip dari Antara, Kamis (21/3).

Hal tersebut disampaikan Boy usai bertemu dengan Presiden Timor Leste José Manuel Ramos-Horta. Keduanya sepakat dalam upaya pencegahan kejahatan terorisme.

Dalam pertemuan tersebut, Boy Rafli mengatakan bahwa BNPT menggalang kerja sama yang erat dengan unsur pemerintah, masyarakat, dan negara sahabat untuk mencegah radikalisme dan terorisme.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 tersebut mengatakan bahwa penyalahgunaan agama oleh teroris masih menjadi tren. Oleh karena itu, kerja sama dengan organisasi agama perlu untuk menyamakan persepsi mengingat terorisme bukan bagian dari ajaran agama.

Kepala BNPT tersebut menjelaskan bagaimana narasi propaganda dengan cepat tersebar melalui dunia maya. Untuk menghadapinya, edukasi ajaran agama yang toleran dan cara berinteraksi di media sosial yang baik menjadi strategi efektif untuk diterapkan.

Baca Juga:

Misi Ramos Horta Bawa Timor Leste Jadi Anggota ASEAN

Saat ini, BNPT fokus bekerja pada pencegahan, kemudian membangun semangat toleransi, termasuk membangun pemahaman pada masyarakat bahwa aktivitas terorisme tidak ada kaitannya dengan agama.

"Mengedukasi masyarakat cara bermedia sosial juga penting," kata Boy.

Sementara itu, Presiden Timor Leste José Ramos-Horta mengapresiasi langkah BNPT dalam menghadapi terorisme secara efektif. Indonesia dinilai sukses atasi terorisme.

"Pandangan ini bukan hanya dari Timor Leste, melainkan juga dari negara Barat lainnya," kata Horta.

Menurut dia, Indonesia adalah negara yang toleransi dan damai. Hal tersebut menjadi luar biasa mengingat jumlah penduduknya yang mencapai 273 juta jiwa.

"Mereka (negara Barat) melihat BNPT aktif dalam upaya pencegahan terorisme. Indonesia adalah negara muslim yang damai," ujarnya. (*)

Baca Juga:

Begini Modus Penyelundupan Delapan Kontainer Minyak Goreng ke Timor Leste

#Timor Leste #BNPT #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Negara tetangga Timor Leste dikabarkan mengirimkan 10 ribu pasukannya untuk membantu Israel berperang melawan Iran.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Bagikan