Indef: Harga Bahan Bakar Jadi Salah Satu Faktor Penaikan Tarif Listrik

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 24 Mei 2022
Indef: Harga Bahan Bakar Jadi Salah Satu Faktor Penaikan Tarif Listrik

Listrik PLN. (Foto: PLN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah berencana akan menaikkan harga listrik pada bulan Juli 2022 mendatang. Kenaikan tarif ini hanya berlaku pada pelanggan dengan pemakaian daya di atas 3.000 Volt Amphere (VA).

Menurut Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad, niatan pemerintah tersebut sangatlah tepat. Pasalnya, bahan bakar untuk pembangkit listrik di Indonesia saat ini mengalami kenaikan harga.

Baca Juga:

Tarif Listrik di Atas 3.000 VA Dipastikan Naik

Bahan bakar kelistrikan diketahui berasal dari BBM jenis solar dan batubara. Maka dari itu, sudah sewajarnya Perusahaan Listrik Negara (PLN) menaikan tarif listrik 3.000 VA.

"Karena kenaikan harga BBM, karena sebagian PLTU kita menggunakan bahan bakar bbm solar kemudian juga menggunakan bahan bakar batubara yang semuanya terpengaruh terhadap biaya pokok mereka begitu," papar Tauhid Ahmad saat dihubungi MerahPutih.com, Selasa (24/5).

Terlebih hingga saat ini, pemerintah mempunyai hutang terhadap PLN dan hal tersebut harus dibayar pemerintah. Dengan kenaikkan tarif listrik ini bisa membantu pemerintah membayarnya.

"Kita punya kompensasi ataupun piutang yang belum dibayar oleh pemerintah tahun tahun sebelumnya, itu harus dibayar ke PLN," ucapnya.

Tauhid Ahmad menuturkan, mestinya pemerintah dapat menyesuaikan pemberian subsidi listrik bagi pelanggan. Tidak semua pelanggan dipukul rata diberi subsidi listrik akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Untuk KTT G20 Rampung Oktober 2022

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulayani menyatakan bahwa pihaknya berencana menaikkan tarif listrik untuk pelanggan 3.000 VA. Kenaikkan tersebut akan diberlakukan pada bulan Juli atau semester kedua 2022.

Adapun niatan tersebut sudah mendapatkan restu dari Presiden Jokowi dan juga Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto mengatakan, pihaknya mendukung rencana pemerintah untuk menaikkan tarif listrik untuk golongan ekonomi menengah atas itu.

Terpenting kata Sugeng, ia meminta pemerintah untuk tidak menaikkan tarif listrik untuk pelanggan golongan 450 VA, 900 VA hingga 1.200 VA. Alasannya, saat ini kondisi pemilik listrik golongan tersebut masih sangat rentan. (Asp)

Baca Juga:

Bluebird Mulai Operasikan Mobil Listrik di Semarang

#Tarif Listrik #Subsidi Listrik #PLN
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Layanan Air Bersih Jakarta Tetap Aman, PLN Siapkan Skema Khusus Saat Pemeliharaan Gardu
PLN UID Jakarta Raya dan PAM Jaya memastikan layanan air bersih tetap berjalan selama pemeliharaan gardu listrik melalui metode tanpa padam dan dukungan Unit Kabel Bergerak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Layanan Air Bersih Jakarta Tetap Aman, PLN Siapkan Skema Khusus Saat Pemeliharaan Gardu
Berita
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Pemadaman bergilir di Sumatera Utara masih berlangsung akibat 12 tower transmisi PLN roboh dan rusak diterjang cuaca ekstrem. Pelanggan berpotensi mengalami listrik padam hingga dua kali sehari selama proses pemulihan
ImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tarif Listrik dan PDAM Melonjak 2 Kali Lipat
Kabar kenaikan tarif listrik dan PDAM tengah menjadi pembahasan di media sosial.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Tarif Listrik dan PDAM Melonjak 2 Kali Lipat
Indonesia
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Pembahasan juga menyoroti langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi di Sumatera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Indonesia
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Pemadaman total sejak Jumat (22/5) malam itu memukul telak sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Indonesia
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Berbagai sektor usaha, pekerjaan, hingga layanan publik disebut ikut terdampak akibat padamnya aliran listrik di sejumlah daerah. 

Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Indonesia
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Gangguan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Indonesia
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Bareskrim Polri menyelidiki insiden mati listrik massal di Sumatra. Gangguan itu diduga berawal dari Jambi.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Bagikan