Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Ilmuwan: tak hanya Delta, Varian COVID-19 Lain Juga Mengkhawatirkan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 23 Juni 2021
Ilmuwan: tak hanya Delta, Varian COVID-19 Lain Juga Mengkhawatirkan

Berbagai varian baru COVID-19 bermunculan.(123RF/silviamoraleja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VARIAN virus corona membuat Dr Scott Lindquist, ahli epidemiologi Negara Bagian Washington, AS, terjaga di malam hari.

"Saya harus jujur, hal terakhir yang saya pikirkan sebelum tidur ialah variannya. Lalu hal pertama yang saya pikirkan di pagi hari ialah variannya," kata Lindquist seperti diberitakan CNN.com (18/6).

Saat pejabat kesehatan memperingatkan paling banyak tentang varian Delta, jenis B.1.617.2 yang pertama kali terlihat di India, varian lain juga memberikan kekhawatiran yang sama. Salah satunya ialah varian Gamma, juga dikenal sebagai P.1, yang menyebar cepat mendominasi pertama di Brasil.

BACA JUGA:

Adakah Batasan Mutasi Varian COVID-19?

Sejauh ini, tidak ada varian yang paling umum yang menunjukkan banyak kemampuan untuk menghindari efek vaksinasi penuh. Namun, beberapa varian telah menunjukkan kemampuan, baik di laboratorium maupun di kehidupan nyata, untuk menginfeksi kembali orang yang pulih dari infeksi virus corona alami dan menginfeksi orang yang baru divaksinasi sebagian.

Meskipun demikian, para ahli vaksin telah sepakat orang yang divaksinasi lengkap memiliki respons kekebalan yang kuat dan luas terhadap berbagai varian.

covid-19
Dua dosis, Pfizer dan Moderna, seharusnya dapat menangani varian ini dengan cukup baik. (dw.com)

Gamma diklasifikasikan sebagai variant of concern oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau CDC. Variant of concern menunjukkan bukti peningkatan penularan, penyakit yang lebih parah, efektivitas antibodi yang lebih rendah, efektivitas pengobatan yang lebih rendah, atau masalah diagnostik. Demikian menurut CDC.

"Pejabat kesehatan masyarakat prihatin dengan varian Gamma dan beberapa varian lain yang menjadi perhatian, termasuk Alpha dan Delta, yang frekuensinya meningkat di California dan mungkin sedikit mengurangi respons terhadap beberapa perawatan antibodi atau lebih menular," kata Departemen Kesehatan Masyarakat California kepada CNN dalam sebuah e-mail.

Lebih Tahan Terhadap Vaksin

COVID-19\
Bukti saat ini di AS menunjukkan, Gamma dapat menolak efek perawatan antibodi. (123RF/digicomphoto)


Bukti saat ini di AS menunjukkan Gamma dapat menolak efek perawatan antibodi. Di sembilan negara bagian, pihak otoritas kesehatan setempat atau HHS telah menghentikan distribusi dua perawatan antibodi monoklonal dari Eli Lilly and Co, dengan alasan berkurangnya efektivitas terhadap varian Gamma dan Delta.

“Hasil dari uji in vitro yang digunakan untuk menilai kerentanan varian virus terhadap antibodi monoklonal tertentu menunjukkan bahwa bamlanivimab dan etesevimab yang diberikan bersama-sama tidak aktif terhadap varian P.1 (Gamma) atau B.1.351 (Beta),” HHS menjelaskan.

Sementara itu, CDC berpendapat varian Gamma menunjukkan 'kerentanan yang berkurang secara signifikan' terhadap pengobatan Lilly dan mengurangi netralisasi dari kekebalan pascainfeksi dan pascavaksin.

Resistensi antibodi itu, kata Dr Peter Hotez, menghadirkan isu kunci dalam varian ini. "Jika kamu tidak divaksinasi atau jika hanya mendapat satu dosis vaksin, kamu memiliki kerentanan," kata Hotez, Dekan National School of Tropical Medicine di Baylor College of Medicine, kepada CNN.

"Dan saat ini satu-satunya pengobatan efektif yang kami miliki jika kamu memberikannya sejak dini ialah antibodi monoklonal, jadi jika (varian) itu akan lolos dari antibodi monoklonal, itu benar-benar bermasalah."

COVID-19
Varian Gamma atau P.1, yang menyebar cepat mendominasi pertama di Brasil. (123RF/digicomphoto)

Hotez mengatakan dampak pada kekebalan terkait dengan mutasi tiga di antaranya - yang mengubah bentuk virus dalam varian, membuat protein sistem kekebalan yang disebut antibodi lebih sulit untuk mengenali dan menempel padanya.

“Varian yang lebih resisten terhadap antibodi berpotensi menyebabkan beberapa masalah untuk perlindungan vaksin,” kata John P Moore, profesor mikrobiologi dan imunologi di Weill Cornell Medicine, kepada CNN.

Moore mengatakan, dalam peringkat beberapa varian kunci, Gamma telah terbukti memiliki resistensi yang lebih besar terhadap antibodi daripada Alpha, tetapi resistensi yang sebanding dengan Delta.

Namun, itu tidak berarti vaksin menjadi sia-sia. Vaksin resmi tetap menghasilkan perlindungan yang jauh lebih banyak daripada yang dihasilkan oleh infeksi alami. "Dua dosis Pfizer dan Moderna seharusnya dapat menangani varian ini dengan cukup baik, karena mereka sangat kuat. J&J mungkin mengalami beberapa masalah, tetapi mungkin masih memiliki potensi yang cukup untuk membuat orang terhindar dari ICU, yang merupakan hal yang paling penting," jelas Moore.(aru)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Bagikan