Ikuti Jejak NCID, Survei Puskaptis Ramal Kemenangan Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 April 2019
Ikuti Jejak NCID, Survei Puskaptis Ramal Kemenangan Prabowo

Prabowo Subianto saat kampanye akbar di SUGBK (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bukan hanya Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) yang merilis elektabilitas pasangan penantang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di atas petahana, tetapi juga survei terbaru Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

Puskaptis melansir duet Prabowo-Sandi unggul tipis dari pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Survei terbaru mereka menyebutkan duet paslon 02 meraih elektabiltas 47,59% suara responden, sedikit di atas Jokowi-Ma'ruf yang hanya meraih 45,37%.

"Sosok Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi saat ini serta memiliki karakter tegas dan berwibawa," kata Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid, saat memaparkan hasil survei lembaganya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

puskaptis
Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid memaparkan hasil survei terbaru Pilpres 2019. MP/Ponco

Menurut Husin, elektabilitas Prabowo-Sandi bertengger di angka 47,59% dampak dari berbagai alasan yang diungkap publik di antaranya, menginginkan perubahan dan presiden baru. Sedangkan, figur Jokowi-Ma’ruf dianggap mampu melanjutkan pembangunan, merakyat dan berpengalaman di mata responden pemilih 01.

Husin menjelaskan selisih sangat tipis dipengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Di sisi lain, kata dia, pasangan Prabowo-Sandi sudah memasuki fase trend positif sebaliknya Jokowi-Ma’ruf tergerus. "Artinya petahana memasuki tren negatif," tegas dia.

Hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul tipis dari pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

BACA JUGA: Akhirnya Prabowo Tumbangkan Jokowi di Survei

Survei Puskaptis juga menunjukkan hanya sekitar 46,61 persen publik menyukai figure Jokowi jadi presiden lagi. "Berarti angka 46,61 persen masih di bawah 50 persen menunjukkan angka rawan bagi seorang incumbent," tutup Husin.

Dalam survei yanga digelar 26 Maret-2 April itu, tercatat responden yang belum menentukan pilihan, tetapi pasti tidak golput sekitar 7,04%. Adapun total jumlah sample responden yang diambil sebanyak 2100 secara random sistematis, dengan margin error + 2,4 % pada tingkat kepercayaan 95%. Penarikan sampel dilakukan dengan Metode multistage Random Sampling.

Sebelumnya, NCID merujuk survei yang digelar sejak 31 Maret sampai 2 April 2019, menyabutkan elektabilitas Jokowi hanya mendapat 40,03 persen, dilampaui dengan sangat signifikan oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dengan perolehan 58,23 persen. (Pon)

#Prabowo Subianto #Joko Widodo #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Presiden RI, Prabowo Subianto, kabarnya menghentikan gaji anggota DPR selama tiga bulan. Uangnya akan digunakan untuk korban bencana alam.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Indonesia
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, meminta Indonesia harus mundur dari Board of Peace jika mengabaikan Palestina.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, mengingatkan agar Indonesia tak menjadi pengikut di Board of Peace bentukan Presiden AS, Donald Trump.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Indonesia
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
28 perusahaan perusak hutan diminta bertanggung jawab. Pencabutan izin yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai belum cukup.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Indonesia
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek. Hal ini mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia harus mendorong langkah-langkah konkret yang terukur, seperti gencatan senjata berkelanjutan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Presiden RI, Prabowo Subianto, menandatangani piagam Board of Peace di Davos, Swiss. Indonesia akan mengawal perdamaian di Gaza, Palestina.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bagikan