Ikuti Jejak NCID, Survei Puskaptis Ramal Kemenangan Prabowo
Prabowo Subianto saat kampanye akbar di SUGBK (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Bukan hanya Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) yang merilis elektabilitas pasangan penantang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di atas petahana, tetapi juga survei terbaru Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).
Puskaptis melansir duet Prabowo-Sandi unggul tipis dari pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Survei terbaru mereka menyebutkan duet paslon 02 meraih elektabiltas 47,59% suara responden, sedikit di atas Jokowi-Ma'ruf yang hanya meraih 45,37%.
"Sosok Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi saat ini serta memiliki karakter tegas dan berwibawa," kata Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid, saat memaparkan hasil survei lembaganya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4).
Menurut Husin, elektabilitas Prabowo-Sandi bertengger di angka 47,59% dampak dari berbagai alasan yang diungkap publik di antaranya, menginginkan perubahan dan presiden baru. Sedangkan, figur Jokowi-Ma’ruf dianggap mampu melanjutkan pembangunan, merakyat dan berpengalaman di mata responden pemilih 01.
Husin menjelaskan selisih sangat tipis dipengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Di sisi lain, kata dia, pasangan Prabowo-Sandi sudah memasuki fase trend positif sebaliknya Jokowi-Ma’ruf tergerus. "Artinya petahana memasuki tren negatif," tegas dia.
Hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul tipis dari pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.
BACA JUGA: Akhirnya Prabowo Tumbangkan Jokowi di Survei
Survei Puskaptis juga menunjukkan hanya sekitar 46,61 persen publik menyukai figure Jokowi jadi presiden lagi. "Berarti angka 46,61 persen masih di bawah 50 persen menunjukkan angka rawan bagi seorang incumbent," tutup Husin.
Dalam survei yanga digelar 26 Maret-2 April itu, tercatat responden yang belum menentukan pilihan, tetapi pasti tidak golput sekitar 7,04%. Adapun total jumlah sample responden yang diambil sebanyak 2100 secara random sistematis, dengan margin error + 2,4 % pada tingkat kepercayaan 95%. Penarikan sampel dilakukan dengan Metode multistage Random Sampling.
Sebelumnya, NCID merujuk survei yang digelar sejak 31 Maret sampai 2 April 2019, menyabutkan elektabilitas Jokowi hanya mendapat 40,03 persen, dilampaui dengan sangat signifikan oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dengan perolehan 58,23 persen. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI