Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Akhirnya Prabowo Tumbangkan Jokowi di Survei

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 06 April 2019
Akhirnya Prabowo Tumbangkan Jokowi di Survei

Capres 02 Prabowo Subianto saat menyapa ribuan warga Purbalingga, Jawa Tengah (Foto: Twitter @prabowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil survei Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) yang dilakukan pasca-Debat Capres keempat membuat geger publik. Dimana, elektabilitas Prabowo Subianto lebih tinggi 18,2 persen dari calon petahana, Joko Widodo.

"Prabowo unggul pada debat keempat, karena secara umum menguasai tema di antaranya pertahanan, keamanan, serta wawasan global," kata Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4).

Selain itu, keunggulan juga ditopang oleh efek kampanye terbuka yang selalu berhasil dan menarik banyak elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

Presiden Joko Widodo saat bersama Prabowo Subianto di Istana Negara. (ANTARA FOTO)
Presiden Joko Widodo saat bersama Prabowo Subianto di Istana Negara. (ANTARA FOTO)

"Ketegasan dan kelugasannya (Prabowo; Red) dalam menyampaikan gagasan dan pesan dalam debat. Kemudian juga mulai mengambil posisi ofensif, seolah menjadi pendorong bagi pemilih yang selama ini belum menentukan sikap," terang Jajat.

Karena peforma tersebut, kata Jajat, menyebabkan responden yang sebelum debat keempat belum menentukan pilihan mulai memutuskan untuk mendukung capres nomor urut 02 itu.

Bahkan dalam survei ini, pemilih yang belum menentukan sikap atau 'undecided voters' atau tidak mau menjawab hanya tinggal 1,74 persen.

"Responden yang sebelumnya masih ragu menjatuhkan pilihan, mulai menentukan sikapnya karena debat terakhir dipandang membuka mata sosok pemimpin mana yang orientasinya kepentingan nasional, memiliki pemahaman dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta memiliki kemampuan untuk mempertahankan bangsa dan negara," kata Jajat.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan untuk menilai sejauh mana penampilan dalam debat berpengaruh terhadap elektabilitas Jokowi maupun Prabowo Subianto dibandingkan sebelumnya.

Survei yang digelar sejak 31 Maret sampai 2 April 2019 menunjukkan elektabilitas Jokowi hanya mendapat 40,03 persen, dilampaui dengan sangat signifikan oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dengan perolehan 58,23 persen.

Survei NCID juga melibatkan 632 responden yang mewakili 34 provinsi di Indonesia. Sampel tersebut dipilih secara acak bertingkat. Ada pun metode pengumpulan data melalui wawancara tatap muka disertai kuisioner dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 3,9 persen. (Knu)

Baca Juga: Sandiaga Bocorkan Hasil Survei Internal BPN, Peluang Menang Kian Terbuka

#Survei #Prabowo Subianto #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Hasil survei yang terbukti sesuai dengan kondisi sebenarnya bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Indonesia
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Stasiun Semarang Tawang segera direvitalisasi. Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meresmikannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Indonesia
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta lulusan IPDN untuk dekat dengan rakyat dan menolak korupsi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Indonesia
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2 di Pulau Jawa
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 40 Tahun 2026 tentang pembentukan tujuh kejaksaan negeri baru, termasuk Pangandaran dan Serang di Pulau Jawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2  di Pulau Jawa
Indonesia
Ekonom Ingatkan Presiden Salah Pilih Gubernur BI Baru Bisa Picu Bahaya Fiskal
Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai mundurnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI jadi momentum menjaga independensi bank sentral.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Ekonom Ingatkan Presiden Salah Pilih Gubernur BI Baru Bisa Picu Bahaya Fiskal
Indonesia
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mundur. Surat diterima Presiden tanpa alasan detail. Pemerintah bantah ada intervensi politik.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Bagikan