IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu

Ilustrasi (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pasar keuangan domestik bergerak membara pada awal pekan. IHSG pada Senin (18/5) pagi melemah tajam bersamaan dengan kurs rupiah dolar akibat sentimen global yang memburuk, sehingga membuat indeks bursa efek indonesia memerah dan pasar keuangan ambruk pada pembukaan perdagangan Senin pagi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung anjlok 94,34 poin atau 1,40 persen ke posisi 6.628,98. Kejatuhan ini menular pada kelompok 45 saham unggulan (Indeks LQ45) yang merosot 9,37 poin atau 1,42 persen ke level 648,51.

Sementara itu, nilai tukar rupiah juga melemah 33 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.630 per dolar AS daripada penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.

Baca juga:

IHSG Jeblok ke Level 6.969, Kebijakan Royalti Progresif Minerba Hantam Emiten Tambang

Gagalnya Diplomasi Trump-Xi Jinping Picu Kepanikan

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping memicu pelemahan rupiah. Pertemuan dua pemimpin negara tersebut ternyata tidak membuahkan solusi konkret terkait konflik AS-Iran.

“Rupiah berpotensi kembali melemah merespons sentimen risk off global pada hari Jumat. Dolar AS menguat cukup besar di tengah sell off semua aset, termasuk obligasi, saham, crypto, dan mata uang oleh kekecewaan investor pada hasil pertemuan Xi dan Trump yang tidak banyak membahas atau memberikan solusi terhadap perang AS-Iran,” ungkap Lukman Leong dikutip Antara, Senin (18/5).

Ilustrasi

Dalam pertemuan tersebut, China sebenarnya mendesak pembukaan kembali Selat Hormuz dan mempertahankan gencatan senjata. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong perdamaian serta memfasilitasi perundingan demi meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut upaya mediasi pimpinan Pakistan dengan AS menghadapi jalan yang sangat sulit karena tingginya rasa tidak percaya terhadap Washington.

Ancaman Serangan Militer dan Lonjakan Harga Minyak

Ketidakpastian semakin memuncak setelah Donald Trump menyatakan keraguan terkait kesepakatan dini antara AS dan Iran mengenai program nuklir. Sejumlah laporan media bahkan menyebutkan bahwa Trump akan memutuskan kelanjutan serangan militer terhadap rezim Iran dalam beberapa jam ke depan.

Kondisi genting ini langsung mengerek naik harga minyak mentah dunia. Respons pasar terhadap kekhawatiran kelangkaan pasokan minyak jauh lebih kuat daripada kesepakatan kerja sama ekonomi antara China dan AS.

Baca juga:

IHSG Tak Bertenaga, Rupiah Justru Curi Panggung di Angka Rp17.280 Pada Perdagangan Jumat (24/4)

“Kedua negara dan dunia menginginkan perang berakhir, namun sepertinya sulit bagi Iran melepas ambisi nuklir mereka, sehingga dalam pertemuan Xi dan Trump lebih banyak membahas hubungan kedua negara,” kata Lukman menambah.

Melalui seluruh dinamika tersebut, pergerakan nilai tukar rupiah hari ini berpotensi bergerak pada kisaran Rp17.550 hingga Rp17.650 per dolar AS.

#IHSG #Index Dollar #Dollar Menguat #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #Perkuat Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia
Langkah berani pemerintah mempercepat pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) melalui RUU PFII juga memanen sentimen positif
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Menurunnya kinerja sektor manufaktur tidak menghalangi laju kelompok saham barang baku untuk memimpin penguatan sebesar 2,81 persen
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit
Beban berat pasar saham dalam negeri datang dari penguatan indeks dolar Amerika Serikat (DXY) menuju posisi 101,26
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
IHSG Hari Ini Jeblok Saat Wall Street Pesta Pora, Investor Saham Ramai-Ramai Tahan Duit
Investor global saat ini memfokuskan perhatian pada rilis data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls) guna membaca arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Jeblok Saat Wall Street Pesta Pora, Investor Saham Ramai-Ramai Tahan Duit
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Enam Perusahaan Beraset Kakap Siap Lepas Saham Perdana ke Publik, Pasar Modal Indonesia Siap Meledak
Geliat ini sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar finansial paling dinamis di Asia Tenggara
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Enam Perusahaan Beraset Kakap Siap Lepas Saham Perdana ke Publik, Pasar Modal Indonesia Siap Meledak
Bagikan