IFBC 2023 Peluang Berbisnis yang Lebih Luas

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 11 Maret 2023
IFBC 2023 Peluang Berbisnis yang Lebih Luas

IFBC adalah pameran bagi para pebisnis yang ingin mencari franchise, peluang usaha, bisnis baru, distributor, dan keagenan. (MP/Dekritawj)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA Franchise & Business Concept (IFBC) 2023 digelar pada 10-12 Maret 2023 di Hall A1, ICE BSD, Tangerang. Ini menjadi moment tepat untuk kamu yang ingin memulai bisnis di 2023.

“Pemerintah bukan hanya mendorong tetapi juga menciptakan rambu-rambu terhadap UMKM,” ujar Dr. Ir. Edy Priyono, M.E sebagai Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Bidang Perekonomian.

Baca Juga:

Waktunya Cari Peluang Bisnis di IFBC 2023

ifbc
Bisnis otomotif diminati oleh kalangan milenial. (MP/Dekritawj)

IFBC adalah pameran bagi para pebisnis yang ingin mencari franchise, peluang usaha, bisnis baru, distributor, dan keagenan. IFBC tahun ini menghadirkan lebih dari 170 merek lokal maupun internasional. Merek yang hadir ada dari food & beverage, otomotif, hingga bisnis jasa binatu.

Untuk mencari peluang bisnis yang semakin matang di kalangan milenial, ada beberapa booth yang cocok di datangi dari berbagai merek ternama seperti bisnis jasa binatu, perawatan kulit, kuliner, dan para pelaku usaha.

Lalu, terdapat jenis-jenis dari selaku bisnis yang ada di acara IFBC 2023 yaitu booth kecantikan seperti Dabe Beaute, The Clinic, Estetiderma, Larissa Aesthetic Centre, Madonna Skin Clinic, Musclebound EPFC, dan SOS Singapore Medevac.

Tak hanya itu, untuk pengunjung yang tertarik dengan bisnis otomotif dapat mengunjungi Gorillaz dan Otopia. Kemudian untuk bisnis jasa binatu yang demain berkembang adalah Washteria, Maytag Commercial Laundry, Netto Loundmart, dan Juara Laundry Shop.

Baca Juga:

3 Bisnis Waralaba F&B Menjanjikan di IFBC 2023

ifbc
acara ini mendapatkan dukungan dari berbagai UMKM makanan. (MP/Dekritawj)

Selain bisa mendapatkan peluang bisnis, acara ini mendapatkan dukungan dari berbagai UMKM makanan di food court yang terletak di Hall A1. Terdapat berbagai jenis makanan seperti dimsum, steak ayam, dan masih banyak lagi. Harga makanan ini sangat beragam. Dimulai dari harga Rp 20 ribu - Rp 25 ribu.

Lalu, dari semua pameran di hari pertama yang ada di IFBC 2023 kini tak kalah seru. Keseruan bertambah dengan bintang tamu, Aldi Taher datang di acara ini untuk memeriahkan sekaligus mengunjungi usaha yang dimilikinya. Bisnis yang telah ia bangun yaitu Es Cekek Indonesia.

Nah, bagi kamu yang tertarik melakukan bisnis franchise dan mendapatkan peluang bisnis baru, jangan lupa untuk datang ke IFBC 2023 hari kedua mulai 10-12 Maret. (dkr)

Baca Juga:

Memiliki Hunian Impian Kini Lebih Mudah dengan Teknologi Finansial

#UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Indonesia
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Tujuan pemberian diskon 50 persen merupakan upaya pemerintah melindungi produk lokal agar dapat bersaing di platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Indonesia
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Pemerintah mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan sisa alokasi plafon KUR yang masih terbuka lebar tahun ini untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Bagikan