Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Idgitaf dan Dere Hadirkan Kolaborasi Hangat nan Kontemplatif di Single 'Setengah Langit'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Idgitaf dan Dere Hadirkan Kolaborasi Hangat nan Kontemplatif di Single 'Setengah Langit'

Lagu 'Setengah Langit' kembali viral. (foto: dok/idgitaf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lagu Setengah Langit hadir sebagai karya kolaboratif terbaru dari Idgitaf dan Dere yang mengusung nuansa kontemplatif dengan rangkaian lirik sarat makna personal.

Kolaborasi kedua musisi tersebut menghadirkan harmoni vokal yang hangat dan menenangkan. Karakter suara Idgitaf dan Dere berpadu secara natural dengan aransemen pop minimalis yang hangat, emosional, serta menghadirkan kesan intim bagi pendengarnya.

Baca juga:

Idgitaf Kembali dengan Album 'Berusaha di Bawah Hujan', Lagu 'Mendung' Jadi Sorotan

Tentang Pencarian Ketenangan dan Pergulatan Batin

Melalui lirik lagu Setengah Langit, Idgitaf dan Dere mengangkat berbagai pengalaman emosional yang kerap dialami banyak orang, mulai dari pencarian ketenangan, tekanan yang datang dari lingkungan sekitar, hingga pergulatan batin dalam memahami diri sendiri.

Tema-tema tersebut disampaikan melalui pilihan kata yang sederhana namun kuat secara emosional, sehingga mudah diterima dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca juga:

Natasya Sabella Hadirkan Pop Ballad Emosional 'Juni Nanti' Bersama Universal Music

Lirik Setengah Langit - Idgitaf feat. Dere

Dengan lembut lahirnya di dunia

Perlu berperangai sepantasnya

Dari mata lain yang melihatnya

Bahagia dan sentosa hidupnya

Sejujurnya ia gelisah

Di dunia yang terus berubah

Menggunung banyak luka yang tak tuntas

Memori dari berburu sempurna

Biar kupikul setengah langit

Di pundakku

Biarlah aku menyentuh langit

Dengan mauku, huu

Walau tak senang semua, kulihat ku di sana

Bahagiaku di sana

Walau tak senang semua, kulihat ku di sana

Bahagiaku di sana, bahagiaku di sana

Akan kucari sampai dapat (Sampai dapat)

Dan akan kudekap rapat-rapat (Rapat-rapat)

Mereka yang dekatkanku kepada

Damai yang telah lama aku damba

Biar kupikul setengah langit

Di pundakku (Di pundakku)

Biarlah aku menyentuh langit

Dengan mauku

Walau tak senang semua, kulihat ku di sana

Bahagiaku di sana

Walau tak senang semua, kulihat ku di sana

Bahagiaku di sana, bahagiaku di sana

Walau tak senang semua, kulihat ku di sana

Bahagiaku di sana

Walau tak sеnang semua, kulihat ku di sana

Bahagiaku di sana, bahagiaku di sana

(Far)

#Idgitaf #Musik #Penyanyi #Lirik Lagu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
ShowBiz
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
HIVI! merilis single terbaru 'MAIN' yang mengangkat pesan tentang menikmati hidup, berdamai dengan keadaan, dan tetap bersyukur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
ShowBiz
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
Hampir dua dekade tanpa karya baru, The Monophones akhirnya kembali. Lewat single 'Yang Hilang dan Kembali', mereka menghadirkan aransemen akustik yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
ShowBiz
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
Tyla merilis single terbaru 'That Girl' lagu utama menuju album A*POP. Lagu ini terinspirasi dari kenangan masa kecil dan menjadi upaya memperkenalkan budaya Afrika.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
ShowBiz
BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal
Keputusan ini secara luas ditafsirkan sebagai bentuk protes terhadap kategori baru Best Asian Pop Music Performance yang diperkenalkan Recording Academy.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal
ShowBiz
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
Lagu ini mengisahkan sepasang insan yang saling mencintai, tetapi harus dihadapkan pada perbedaan keyakinan yang menjadi penghalang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
Bagikan