Ibu-Ibu Pengajian Negeri Aing Enggak Kalah Eksis

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 21 Maret 2021
Ibu-Ibu Pengajian Negeri Aing Enggak Kalah Eksis

Ibu-ibu pengajian enggak mau kalah untuk eksis. (Foto: Instagram/@incessyahrofa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MAMAK-mamak juga butuh eksis dong! Mereka enggak mau kalah hits dari anak-anaknya. Hanya saja pilihan "nongkrong" mereka beda dengan anaknya.

Kalau anaknya yang masih berjiwa muda lebih milih kenikmatan duniawi. Para ibu-ibu mengejar tongkrongan dengan suasana religius seperti tempat pengajian.

Baca juga:

Si Doyan Kerja di Kafe Sendirian, Kopi Secangkir Nongkrongnya Seharian

Para ibu-ibu ini biasanya ikut pengajian di masjid komplek rumahnya dari jam 10 pagi sampai sebelum azan zuhur. Agenda pengajian mereka baru mulai pukul 10 karena biasanya pagi-pagi mereka masih harus mengurus anggota keluarga, belanja, masak, dan berbenah.

Nah, ibu-ibu yang ngeksis di tempat pengajian ini punya gaya yang khas banget, misalnya:

1. Baju Gamis Gonjreng

Baju gamis ibu-ibu gonjreng. (Foto: Istimewa)

Untuk pilihan busana ibu-ibu pengajian memang paling santun. Tapi enggak tahu kenapa nih mereka suka banget pilih warna-warna gonjreng yang menyilaukan mata. Mungkin supaya kelihatan awet muda kali yaa...

2. Make-up

Makeup ibu-ibu pengajian terbagi jadi dua kubu. (Foto: Instagram@inccesyarofah)

Untuk urusan make-up ibu-ibu pengajian terbagi jadi dua kubu. Kubu make up natural atau yang menor. Mereka yang lebih nyaman sama make-up natural biasanya cuma pakai bedak compact atau bedak tabur tanpa riasan bibir. Kadang-kadang jadi kelihatan pucat.

Baca juga:

Gegayaan Ojek Online Nongkrong 'Skuy' di Negeri Aing

Mereka emang enggak terlalu memikirkan penampilan karena yang terpenting buat mereka adalah materi kajiannya. Sementara ibu-ibu yang suka tampil menor biasanya pakai bedak yang tone-nya beda sama warna kulit dan lipstik merah menyala. Oh iya, Jangan lupakan bros besar yang terpasang di kerudung panjang.

3. Parfum

Parfum refill beli di Condet. (Sumber: reffash)

Ibu-ibu pengajian biasanya punya aroma yang khas banget. Dari kejauhan saja wanginya sudah semerbak. Kadang-kadang bikin pusing tapi enggak jarang bikin batuk-batuk. Alih-alih pakai parfum Baccarat atau Dior, mereka sudah percaya diri pakai parfum refill yang dibeli di Condet.

4. Nasi Berkat

Nasi berkat bawa ke rumah. (Foto: Guyub Mitra)

Nasi kotak atau yang sering disebut nasi berkat ini adalah starter pack ibu-ibu pengajian yang disukai keluarga. Layaknya nasi kotak, lauk pada nasi berkat juga beragam. Cuma yang paling umum adalah nasi, telor cabai, tumis buncis, bihun serta kerupuk udang.

Sebagai sosok yang cinta keluarga, para ibu pengajian biasanya akan bawa nasi berkat pulang ke rumah untuk disantap oleh anak atau cucu mereka. So sweet bukan? Kadang kala walaupun sudah dapat nasi berkat mereka masih bawa "oleh-oleh" berupa snack atau jeruk yang disimpan dalam selembar tisu.

5. Penggemar Mamah Dedeh garis keras

Penggemar berat Mamah Dedeh datang ke stasiun TV tempat Mamah Dedeh syuting. (Foto: Bhayangkari)

Siraman rohani bukan hanya didapat di masjid tetapi juga di rumah. Sebagian besar ibu-ibu pengajian adalah penggemar Mamah Dedeh garis keras. Mulai pukul 05.30 televisi di rumah mereka sudah memasang saluran ceramah Mamah Dedeh dengan volume keras.

Kadang mereka menyimaknya sambil duduk di sofa atau masak di dapur. Enggak boleh ada satupun anggota keluarga yang ganti salurannya. Beberapa ibu pengajian yang penggemar beratnya malah bela-belain bangun jam 01.00 dini hari untuk datang ke stasiun TV tempat Mamah Dedeh siaran dan ikut syuting! (avia)

Baca juga:

Kuproy tak Necis, tapi Eksis

#Maret Gegayaan Di Negeri Aing #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Bagikan