Grammy 2021

I Can't Breathe, Lagu Protes Karya H.E.R Sabet Song of The Year di Grammys

annehsannehs - Senin, 15 Maret 2021
I Can't Breathe, Lagu Protes Karya H.E.R Sabet Song of The Year di Grammys

H.E.R. mengungkapkna kepedihannya dalam lagunya yang menang Grammy 2021. (Foto: Grammy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"I CAN'T BREATHE", pilunya, menjadi kalimat terakhir dari mendiang George Floyd yang meninggal Mei 2020 lalu akibat penangkapan brutal dari polisi di Minneapolis.

Terinspirasi dari kalimat terakhir Floyd, H.E.R. pun menciptakan lagu dengan judul I Can't Breathe. Satu bulan sejak kepergian Floyd, lagu ini dirilis dan menjadi salah satu anthem dari kampanye Black Lives Matter.

Dilansir dari BBC, lagu I Can't Breathe dari H.E.R. berhasil memenangkan penghargaan Grammy 2021 dalam kategori Song of the Year. Ketika menerima penghargaan tersebut, penyanyi yang memiliki nama lengkap Gabriella Sarmiento Wilson itu, mengatakan bahwa ia tidak pernah membayangkan bahwa ketakutan dan rasa sakitnya berhasil menciptakan pengaruh bagi banyak orang, khususnya dalam lagu I Can't Breathe.

H.E.R. dan Tiara Thomas di Grammys 2021. (Foto Billboard)
H.E.R tak pernah menyangka lagunya menang pada Grammy. (Foto: ETOnline)

"Inilah alasan mengapa aku menulis lagu, dan aku sangat, sangat bersyukur," ungkap H.E.R. ketika menerima penghargaan, dikutip dari BBC.

I Can't Breathe sendiri adalah lagu yang diciptakan oleh H.E.R. bersama dengan Tiara Thomas selaku co-writer. H.E.R. mengingat kembali bahwa ia menulis lagu ini via FaceTime pada Mei 2020 silam.

"Aku merekam lagu ini sendiri di ranjangku di rumah ibuku. Dan aku ingin berterimakasih kepada ayahku. Dia menangis, dia menitikkan air mata ketika aku menulis lagu ini dan memutarkan lagu ini untuknya. Dia adalah orang pertama yang mendengarkan lagu ini," ungkapnya.

Baca juga:

Pria Kulit Hitam Tewas saat Ditangkap Polisi di Amerika Serikat, ini Kisahnya

Terlepas dari rasa bahagianya meraih kemenangan di Grammys 2021, H.E.R. memberikan pesan yang inspiratif kepada semua orang. "We are the change that we wish to see and you know that fight that we had in us the summer of 2020, keep that same energy. Thank you."

Dengan kata lain, H.E.R. mengatakan bahwa kita semua telah bertarung dengan baik melawan ketidakadilan pada musim panas 2020 silam. Dia berharap agar kita bisa mempertahankan energi yang sama dalam membela keadilan sampai saat ini.

H.E.R. juga berhasil memenangkan penghargaan Grammy 2021 lainnya untuk kategori Best R&B Song dengan lagu Better Than I Imagined.

H.E.R. pada Grammys 2021. (Foto ETOnline)
H.E.R. pada Grammys 2021. (Foto ETOnline)

Lagu I Can't Breathe memang memiliki lirik yang sangat kuat dan emosional. I Can't Breathe seolah menjadi lagu perwakilan dari masyarakat Amerika Serikat yang telah letih dengan diskriminasi rasialis, ketidakadilan, kejahatan, penggunaan senjata api, dan budaya korupsi di negaranya.

Starting a war, screaming "Peace" at the same time
All the corruption, injustice, the same crimes
Always a problem if we do or don't fight
And we die, we don't have the same right
What is a gun to a man that surrenders?
What's it gonna take for someone to defend her?
If we all agree that we're equal as people
Then why can't we see what is evil?

Seperti yang terlampir di atas, bait pertama dari lagu I Can't Breathe mengandung lirik yang kuat dan penuh makna. Pada bagian reff, H.E.R. menuliskan lirik yang seolah membuat kita ikut merasakan kepedihan George Floyd di detik-detik kepergiannya.

I can't breathe
You're taking my life from me
I can't breathe
Will anyone fight for me?

Pada bagian akhir lagu, H.E.R. pun membacakan pidato yang berani, kuat, dan inspiratif yang diiringi dengan alunan nada yang chill. Lewat kemenangannya, diharapkan seluruh diskriminasi rasialis, ketidaksetaraan gender, dan semua kejahatan lainnya bisa segera dihapuskan demi mencapai perdamaian dunia yang hakiki. (SHN)

Baca juga:

Billie Eilish Buat Film Pendek Tentang 'Body Shamming'

#Musik #Grammy Awards #Breaking
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - 1 jam, 54 menit lalu
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - 2 jam, 2 menit lalu
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
ShowBiz
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
'Purple' bercerita tentang seseorang yang berusaha menemukan kembali jati dirinya setelah mengalami patah hati.
Dwi Astarini - 2 jam, 14 menit lalu
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
ShowBiz
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
CHVRCHES kembali lewat single 'Roses'. Lauren Mayberry, Martin Doherty, dan Iain Cook membawa nuansa rock lebih tajam sekaligus kritik sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
ShowBiz
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Bagikan