Headline

Hujan Es Hebohkan Warga Kotawaringin Timur

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 20 Oktober 2017
Hujan Es Hebohkan Warga Kotawaringin Timur

Ilustrasi hujan es (Foto:instagram @nunikutami)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Warga Sebabi, Kabupaten Kotawaringin Timur mendapati fenomena alam berupa hujan es. Hujan es cukup deras melanda kawasan Sebabi, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (20/10). Fenomena alam tersebut dapat dikatakan langka sebab sebelumnya warga tidak pernah dilanda hujan es.

"Kejadiannya hanya sekitar 15 menit. Awalnya hujan disertai angin kencang. Syukurnya tidak ada korban. Juga belum ada laporan kerusakan rumah," kata Camat Telawang, Sugianto dihubungi Antara dari Sampit, Jumat (20/10).

Hujan butiran es terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, khususnya di RT 78 Desa Sebabi. Kejadian itu membuat warga setempat kaget dan berlindung karena takut terluka, apalagi hujan disertai angin kencang.

Beberapa warga awalnya ragu saat itu terjadi hujan es. Bahkan ada yang sengaja memeriksa ke luar. Saat itulah mereka yakin sedang jatuh dari langit itu bukan hujan seperti biasanya, tetapi berupa butiran-butiran es kecil.

Kejadian ini cukup mengejutkan dan menjadi perbincangan masyarakat setempat. Menurut warga, ini merupakan kejadian pertama hujan es di desa mereka.

Pagi sebelum kejadian, cuaca memang terasa gerah. Siang dan sore harinya, sejumlah kawasan di Kotawaringin Timur sempat diguyur hujan, termasuk di Sebabi. Pusat kota Sampit juga sempat dilanda hujan dan angin kencang meski tidak lama.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Haji Asan Sampit, Nur Setiawan mengatakan, pihaknya belum mendapat informasi tentang hujan es tersebut. Namun menurutnya, hujan es merupakan fenomena yang mungkin saja terjadi.

"Kalau daerahnya perbukitan, memang memungkinkan terjadinya hujan es. Nanti akan segera kami analisa secara teliti kondisinya," kata Setiawan.

Hujan es berpeluang terjadi di peralihan musim. Hujan es bisa terjadi saat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat.(*)

#Hujan Dan Petir #Musim Hujan #BMKG #Kalimantan Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk memperkuat koordinasi serta efisiensi penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
BMKG mengingatkan ancaman El Nino sangat kuat saat musim kemarau 2026. Musim hujan diprediksi mulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
BMKG keluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan ke depan.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Indonesia
BMKG Gelar OMC, Hujan Buatan Siap Sapu Bersih Debu Vulkanik Anak Krakatau dalam 2 Hari
Khawatir dengan paparan debu vulkanik Anak Krakatau? Tenang, modifikasi cuaca BMKG siap menyapu bersih abu di udara dalam 1-2 hari. Cek cara kerjanya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
BMKG Gelar OMC, Hujan Buatan Siap Sapu Bersih Debu Vulkanik Anak Krakatau dalam 2 Hari
Indonesia
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
BMKG mengungkapkan, bahwa potensi tsunami di Selat Sunda tergolong rendah. Hal itu berdasarkan pemantauan data HF Radar.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Indonesia
Cuaca Kota-Kota Indonesia Senin 7 September, Asap dan Kabut Pekat di Bandar Lampung
BMKG memprediksi cuaca Indonesia Senin 7 September 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan tebal. Bandar Lampung diselimuti kabut pekat yang mengganggu jarak pandang.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Cuaca Kota-Kota Indonesia Senin 7 September, Asap dan Kabut Pekat di Bandar Lampung
Bagikan