Hotel dan Balai Pemerintah di Yogyakarta Bakal Disulap Jadi Tempat Karantina

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 04 April 2020
Hotel dan Balai Pemerintah di Yogyakarta Bakal Disulap Jadi Tempat Karantina

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mempersiapkan sejumlah tempat karantina untuk pasien virus corona. Sejumlah hotel dan balai diklat milik pemerintah akan disulap menjadi tempat karantina sementara.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menjelaskan, pihaknya tengah mempersiapkan dua gedung sebagai tempat karantina tahap awal.

Baca Juga:

Gegara Corona, Polisi Dilarang Pergi ke Luar Kota bahkan Mudik Lebaran

"Gedung Pusdiklat Kemendagri di Baciro Yogyakarta dan Wisma Haji di Kabupaten Sleman bisa kita gunakan," ujar Sri Sultan di Yogyakarta Jumat (03/04) 2020.

Gedung Diklat Kemendagri memiliki kapasitas 150 orang. Sedangkan Wisma Haji Yogyakarta mampu menampung 300 orang.

Kedua gedung itu dipilih karena telah memenuhi persyaratan di antaranya kesiapan tempat tidur dan sarana serta prasarana.

 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana. (Foto: MP/Teresa Ika)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana. (Foto: MP/Teresa Ika)

Sementara gedung dan hotel lainnya masih dalam proses koordinasi dengan para pemiliknya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana menambahkan, gedung pusdiklat Kemendagri di wilayah Baciro akan diperuntukkan untuk tempat menampung para medis. Tim Dinas Kesehatan tengah menghitung jumlah tenaga kesehatan yang menbutuhkan tempat tinggal

Sementara untuk gedung Wisma Haji akan diperuntukkan bagi para pasien COVID-19 dan orang dalam pemantauan (ODP).

"Intinya yang ditampung itu orang-orang yang berpotensi tinggi menularkan corona,"kata Biwara.

Baca Juga:

PSI Minta Pemprov DKI Transparan Soal Anggaran di Tengah Corona

Ada pula sejumlah gedung pemerintah yang sudah dipersiapkan untuk menampung tempat karantina di antaranya Gedung Balai Diklat di Gunung Sempu Bantul serta gedung Balai Pemuda di sejumlah kabupaten dan kota.

"Ada sekitar 400 kamar di beberapa hotel yanng siap jadi Karantina," kata Biwara.

Tim gugus tugas penanganan COVID-19 juga tengah mengkaji dan menghitung siapa saja yang berhak ditampung di gedung karantina ini. Selain itu, tim juga tengah menghitung berapa jumlah sarana dan prasarana serta banyaknya kebutuhan logistik yang dibutuhkan untuk menangani hingga wabah ini berakhir. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Pakar Mikroba UGM Pastikan Jenazah Pasien Corona Tak Sebarkan Penyakit

#Virus Corona #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan