[HOAKS atau FAKTA]: Thermometer Gun Merusak Otak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 04 Agustus 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Thermometer Gun Merusak Otak

Tangkapan layar Facebook yang mengunggah video tentang thermo gun berbahaya. (Foto: MP/Facebook)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar video Ichsanuddin Noorsy dalam wawancara dengan Helmi Yahya menyatakan laser dari termometer gun akan merusak otak. Video itu bersumber dari Facebook sony.h.waluyo.

Transkrip percakapan video:

Ichsanuddin Noorsy (IN): Paranoid selesai…

Helmi Yahya (HY): Sekarang lebih gila ya dipake handgun…

IN: Pake handgun, dan, tapi saya nolak kalau saya, terus terang.

HY: Oh ya?

IN: Saya nolak. Kalau Anda mau periksa, bukan periksa kepala saya, periksa sini (menunjukkan punggung telapak tangan), kenapa? Karena handgun termometer itu, itu untuk memeriksa kabel panas. Lasernya dipakai untuk laser memeriksa kabel panas bukan untuk meriksa untuk temperatur manusia. Dan kita mau terima! (tertawa) Dan mereka jual alat dengan mahal! Coba kebayang kan? Bagaimana mereka jual alat tapi kemudian kita dibodohi kepala kita ditembak laser, kita tidak tahu dampak kerusakan pada struktur otak kayak (kue?) gimana gitu ya, kalau saya gak mau.

HY: Mau mereka nembak ke sini mau?

IN: Mau. Jadi beberapa, kalau mereka gak mau saya, saya gak mau ngerusak, ngerusak, ini ciptaan Allah, gitu ya, Anda rusak hanya karena kebetulan Anda curigai temperatur Anda tinggi; waaah nanti dulu, gak bisa dong, haha. Dah, posisi di situ ya. Nah itu bagian dari paranoid, posisi dia itu curiga.

HY: Jadi kan by design ini kan? Ada yang mendesain.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Gegara Kekurangan Monyet, Tiongkok Uji Coba Vaksin COVID-19 di Indonesia

FAKTA:

Tim dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menjelaskan, sinar laser yang ada pada termometer non-kontak bukan untuk mengukur temperatur, melainkan hanya sebagai alat bantu untuk membidik area mana yang akan diukur suhunya.

Laser yang dipergunakan adalah warna merah; daya yang dipergunakan lebih rendah dari 1 mW (miliWatt), dan cuma berbahaya jika disorot langsung ke mata.

Energinya yang sangat kecil tidak akan mampu membuat kerusakan pada jaringan kulit manusia, apalagi sampai menembus ke dalam otak.

Tangkapan layar Facebook percakapan Ichsanuddin Noorsiy dengan Helmi Yahya. (Foto: MP/Facebook)
Tangkapan layar Facebook percakapan Ichsanuddin Noorsiy dengan Helmi Yahya. (Foto: MP/Facebook)

Sebagai perbandingan, sinar matahari yang jatuh ke permukaan bumi kekuatannya antara 1321 sampai 1413 watt per meter persegi, 1.3 sampai 1.4 juta kali lebih kuat daripada energi sinar laser dari termometer gun tadi, namun tidak ada yang takut otaknya rusak terkena radiasi sinar matahari.

Cara kerja termometer IR (infra red), laser termometer ataupun temperature gun (thermogun) adalah mengukur energi dan emisivitas gelombang infra merah yang diradiasikan oleh objek yang ingin diukur suhunya; sinar laser yang dikeluarkan oleh alat tersebut hanya untuk membantu untuk memvisualisasikan area yang diukur suhunya, bukan untuk mengukur suhunya sendiri.

Jenis termometer non-kontak ini juga secara umum terbagi dua: untuk kepentingan industri, yang disebut oleh Noorsy untuk mengukur panas kabel, dan untuk keperluan medis.

Untuk keperluan medis ini sudah ada perhitungan khusus untuk menghitung suhu pada pertengahan dahi diukur dari jarak maksimal 4 cm dikonversikan menjadi sama dengan suhu dari dalam mulut (oral-equivalent), jadi seperti memasukkan termometer konvensional ke dalam mulut.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Transmart Ditutup 10 Hari Gegara Pegawai Kena COVID-19


KESIMPULAN:

Kesimpulannya, klaim sinar laser dari termometer IR akan merusak struktur otak itu tidak benar, dan pengukuran termometer IR untuk keperluan medis memang harus pada dahi agar hasilnya akurat. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Adidas Bagikan Ribuan Sepatu hingga Kaos Gratis

##HOAKS/FAKTA #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - 21 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Beredar informasi yang menyebut pemerintah enggan mengeluarkan anggaran untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Bagikan