[HOAKS atau FAKTA]: Warga NU Se-Indonesia Tolak Prabowo Demi Menangkan Ganjar
Tangkapan layar soal hoaks warga NU se-Indonesia tolak Prabowo Subianto jadi capres. (Foto: Turnbackhoax.id)
MerahPutih.com - Beredar sebuah video dari channel YouTube bernama AKTUAL yang menampilkan gambar thumbnail pertemuan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) disertai narasi yang menyatakan bahwa warga NU se-Indonesia sepakat untuk menolak calon presiden Prabowo Subianto, demi menangkan Ganjar Pranowo.
SUMBER:
https://archive.cob.web.id/archive/1701250106.244122/index.html (YouTube)
NARASI:
WARGA NU SE INDONESIA NYATAKAN SEPAKAT TOLAK PRABOWO NYAPRES, DEMI MENANGKAN GANJAR..
TOLAK PRABOWO CAPRES
SEMUA ANGGOTA PETINGGI NU TAK TAKUT SANKSI GRINDRA.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: 825 Tenaga Kerja Asing Ikut Pilpres 2024
FAKTA:
Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang menampilkan pertemuan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut merupakan momen ketika pembacaan keputusan tanggal perhelatan Muktamar Ke-34 NU di kantor PBNU Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021.
Foto aslinya dapat dilihat pada artikel situs nu.or.id berjudul “Tok! Muktamar Ke-34 NU Tetap Digelar 23-25b Desember 2021 di Lampung”.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari fajar.co.id berjudul “Jika Gibran Masih Cawapres, Jokowi Diyakini Tidak Akan Bisa Netral” yang dimuat pada 10 November 2023.
Artikel tersebut membahas tentang dipertanyakannya netralitas Presiden Jokowi dalam Pemilu 2024 dengan majunya Gibran Rakabuming menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang disebarluaskan oleh channel YouTube AKTUAL tersebut tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Ariel Noah, Rian D’Masiv, Iwan Fals dan Giring Dukung Anies
KESIMPULAN:
Faktanya dalam video tersebut hanya berisi beberapa cuplikan dari video berbeda yang tidak berkaitan dan ditambahi dengan narasi yang menyesatkan. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Perdana Menteri Israel Mengakui Kekalahannya
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air