[HOAKS atau FAKTA]: Warga Dilarang Lewat Jalan Melong Bandung akibat Satu RT Positif Corona
Tangkapan layar Facebook tentang informasi satu RT di Jalan Melong, Bandung terkena COVID-19. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
MerahPutih.com - Beredar sebuah posting-an Facebook yang diunggah akun Bunda Tety berisi larangan warga melewati daerah Melong karena satu RT di lokasi tersebut terkena COVID-19.
NARASI:
Hati2 ya ibu2 jgn ke daerah Melong dulu. Disana se RT udah kena covid. Mrk gejalanya sama demam, penciuman dan perasanya udah ga berfungsi. Tp mrk tetap beraktifitas spt biasa pada ga isolasi. Jadi saling patepa tepa dan ga mau periksa ke puskesmas. Info dr temennya temen yg tinggal di Karapitan.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA] Senator Jakarta Fahira Idris Jualan Mobil Sitaan
FAKTA:
Unggahan ada satu RT positif corona tersebut adalah informasi yang menyesatkan. Bantahan disampaikan langsung oleh Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Bandung yang sekaligus Ketua Kelompok Informasi Masyarakat Kecamatan Cikawao, Francisca Ballamia.
Francisca menegaskan, kabar terkait terpaparnya COVID-19 satu RT adalah informasi yang tidak benar.
Ia pun menjelaskan secara rinci kronologi adanya warga Melong yang reaktif hasil PCR di RS Borromeus.
Pada tanggal 23 November 2020, ada warga Melong yang memeriksakan diri sekaligus melakukan tes PCR di RS Borromeus.
Hasil PCR terbit tanggal 24 November 2020 dan hasilnya adalah reaktif. Yang bersangkutan langsung mengisolasi diri per tanggal 23 November 2020, sepulang dari rumah sakit.
Bahwa suspect nong-ejala (OTG) memiliki kontak erat dengan 5 orang anak yang tinggal dalam satu rumah. Anak-anak suspect langsung melakukan swab. Hasilnya dinyatakan negatif.
Berdasarkan arahan rumah sakit, sesuai petunjuk WHO, masa karantina suspect selama 10 hari.
Kemudian hari Jumat, tanggal 04 Desember 2020, yang bersangkutan sudah dalam kondisi sehat, bersih, dan masa karantinanya telah berakhir.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jejak Digital, Ketua Komnas HAM Bertemu Tommy Soeharto
KESIMPULAN:
Dengan demikian, informasi yang beredar di Facebook tersebut tidak benar. Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (Asp)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]:Menhan Prabowo Tangkap Pentolan Papua Merdeka Benny Wenda
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama